DAERAH

Hari Perempuan Internasional, Riny Fitrianti Komitmen Perjuangan Kebijakan Perlindungan Perempuan

MONITOR, Tanjungpinang – Tokoh Perempuan Kepri, Riny Fitrianti merayakan Hari Perempuan Internasional pada tahun 2019, menurutnya hari ini perempuan butuh perlindungan dalam berbagai aspek kehidupan. Hal tersebut untuk menopang emansipasi perempuan yang sejak beberapa tahun ini dilakukan.

“Dari Maret 2018 ke 2019 banyak sekali kita mendengar kasus kekerasan pada perempuan baik fisik maupun seksual, dan yang selalu jadi bahan eksploitasi adalah perempuan. Pengesahan Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksualitas (PKS) harus segera didorong agar para pekerja perempuan, perempuan karir, dapat jaminan hukum yang selama ini belum tersedia di Indonesia. Kedepan pengesahan Undang-undang tersebut menjadi salah satu prioritas saya,” Kata Riny Fitrianti saat diwawancarai di Tanjungpinang pada Jumat (8/3/2019).

Puteri Mantan Gubernur Kepri (Alm) Muhammad Sani tersebut menambahkan berdasarkan data dari Komisi Nasional (Komnas) perempuan kekerasan pada perempuan meningkat sebanyak 14 persen rentan 2018-2019 dan dalam dua tahun jumlah kasus mencapai 5.191 yang berhasil diproses. Maka menjadi keharusan untuk menghadirkan kebijakan yang mengayomi perempuan.

“RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sangat dibutuhkan karena sistem hukum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana hanya mengatur tindakan pemerkosaan dan pencabulan. Padahal, berbagai jenis kekerasan seksual selain pemerkosaan dan pencabulan dan Sistem hukum pidana selama ini cenderung melindungi pelaku pemerkosaan dan pencabulan,” lantang Caleg DPR RI Dapil Kepri tersebut.

Hari perempuan Internasional sendiri dirayakan oleh seluruh perempuan di dunia setiap tanggal 8 Maret sejak tahun 1990, sebagai bentuk perjuangan menegakan hak-hak perempuan serta mewujudkan kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan.

Recent Posts

Di Era AI, Nilai Pesantren Makin Dibutuhkan

MONITOR, Tangerang Selatan - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Suwendi, M.Ag., menegaskan…

7 jam yang lalu

Rektor UIN Jakarta: Santri Bukan Penonton, Harus Jadi Penggerak Perubahan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Momentum Hari Santri Nasional 2026 harus menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya…

10 jam yang lalu

Kolaborasi Kalurahan Caturharjo, MBI dan IMP 168 Sukses Sulap Lahan Tidur jadi Kebun Klengkeng Organik

MONITOR, SLEMAN - Lahan yang sebelumnya kurang produktif di Dusun Manggunan, Kalurahan Caturharjo, Sleman, mulai…

22 jam yang lalu

ICAI 2026, Rokhmin Dahuri: Akuakultur Bisa Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Pangan, Farmasi, dan Energi

MONITOR, SEMARANG - Akuakultur atau budi daya perairan berpotensi menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan…

1 hari yang lalu

Kementan Salurkan Bantuan Obat untuk Ternak Terdampak Bencana di Sumatera

MONITOR, Sumatera — Bencana tidak hanya berdampak pada rumah dan lahan warga, tetapi juga pada…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Buka Ruang Potensi Opsi Buyback Saham

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus memantau perkembangan dan dinamika pasar modal…

1 hari yang lalu