BERITA

Sambut Bonus Demografi, IMM Ciputat Siap Salurkan Cendekiawan Muda

MONITOR, Tangerang Selatan – Dalam menghadapi tantangan perubahan menuju Indonesia Emas 2045, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ciputat menggelar Diskusi bertajuk “Meneropong Masa Depan Gerakan Mahasiswa Menuju Indonesia Emas 2045” di Aula Fastabiqul Khairat, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (27/2) malam.

Ketua Umum PC IMM Ciputat, Imamul Khairi, menegaskan IMM merupakan salah satu sayap kekuatan Muhammadiyah yang memiliki peran dan posisi strategis di tengah masyarakat khususnya kaum intelektual kampus.

“Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah sebagai sayap kekuatan Muhammadiyah dan sebagai miniatur umat dewasa ini, memiliki posisi dan peran strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat intelektual yang berada di berbagai kampus di Indonesia,” ujar Akay, sapaan akrabnya.

Sebagai mahasiswa Islam, lanjut Akay, IMM tidak hanya gerak di bidang kemahasiswaan, tetapi juga di bidang keagamaan dan kemasyarakatan. Ia mengatakan, IMM adalah tulang punggung Muhammadiyah di masa depan Muhammadiyah secara khusus.

“Terutama untuk mempersiapkan dan menyalurkan pasukan intelektual di tubuh Muhammadiyah, yang menjiwai serta menghayati ideologi gerakan organisasi yang sudah satu abad lebih ini,” terangnya.

IMM Ciputat menggelar Diskusi bertajuk “Meneropong Masa Depan Gerakan Mahasiswa Menuju Indonesia Emas 2045”

Lebih lanjut ia mengatakan, IMM Ciputat hari ini mencoba mengajak kepada seluruh gerakan mahasiswa untuk bersama-sama maju kedepan memanfaatkan bonus demografi yang akan dialami oleh negara Indonesia.

“Gerakan mahasiswa harus bersatu untuk bersama mendistribusikan anggotanya untuk mengisi seluruh aspek kehidupan di negeri ini,” tegasnya.

Selain itu, ia juga berharap gerakan mahasiswa hari ini dapat mengedukasikan anggotanya untuk dapat menguasai bidang-bidang strategis yang akan menjadi penopang pilar utama Indonesia di kemudian hari.

“Kita harus bisa bersama-sama mengedukasi anggota kita semua agar cakap dalam segala lini yang dapat menopang bangsa ini,” lanjutnya.

“Dalam pepatah Arab dikatakan syubbaanul yaum rijaalul ghad, pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan,” tandasnya.

Recent Posts

100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Wujud Syukur atas Kemerdekaan Indonesia

MONITOR, Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1…

3 jam yang lalu

Wamenaker Tekankan Penguatan Kompetensi dan Kemampuan Bahasa untuk Perluas Peluang Kerja

MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…

22 jam yang lalu

AAWC 2026, Prof Rokhmin dorong Kerja Sama Asia-Pasifik Perkuat Ketahanan Air dan Adaptasi Perubahan Iklim

MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

1 hari yang lalu

Tegas, Kemenhaj Ancam Cabut Izin Hingga Pidanakan Travel Nakal Penelantar Jemaah

MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan

MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…

2 hari yang lalu

Waka Komisi IX DPR Soal Putusan MK: MBG Harus Terus Berkelanjutan Demi Investasi SDM Unggul RI

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…

2 hari yang lalu