SUMATERA

Maphilinda Syahrial Oesman dukung Muba Go Green

MONITOR, MUBA – Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) merupakan daerah sentral di Muba. Daerah ini memang memiliki posisi sangat strategis, karena merupakan jalur lalu lintas antar provinsi di Sumatera. Dari Sungai Lilin bisa menuju Jambi, Pekanbaru, Padang, begitupula selabiknya.

Sebagai jalur lintas antar provinsi sudah barang tentu Sungai Lilin lebih ramai, sehingga berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi di Kecamatan itu, bahkan Kota Kecamatan Sungai Lilin lebih pesat perkembangannya dibanding kecamatan lain yang ada di Muba.

Pemerintah Kabupaten Muba menargetkan Sungai Lilin menjadi sentra dan juga jadi daerah yang nyaman dan etalase perkebunan yang go green dan sustanaible.

Maphilinda Syahrial Oesman tokoh perempuan masyarakat Sumatera Selatan mengapresiasi dan mendukung progdam Muba Go Green tersebut. Bagi politisi yang maju dalam pileg untuk DPR RI Dapil Sumsel I ini konsep Go Gren memang sudah saatnya menjadi program kota di setiap daerah di Indonesia.

“Sungai Lilin bukan hanya sekedar kecamatan di Muba. Perannya sebagai penopang ekonomi Muba juga menjadi ikon kota yang memiliki daya tarik tersendiri apalagi letaknya yang strategis sebagai perlintasan antar provinsi. Kita mendorong agar program ini segera terealisasi dan betul – betul untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Muba” ungkapnya saat dimintai komentar, (23/2/2019).

Konsep go green sendiri sebenarnya sangat menarik jika memang terwujud, karena konsep go green sudah banyak ditemukan di luar, di Indonesia juga mulai merambah, bahkan banyak juga ditemukan di tingkat RT sekali pun. Go green berarti bisa mengubah gaya hidup menjadi lebih eco-friendly atau ramah lingkungan. Masyarakatr menjadi lebih sadar akan lingkungan sekitar dengan mengubah gaya hidup dapat mengurangi tingkat polusi.

Caleg dari Partai Nasdem ini juga menambahkan akan mengawal jalannya proyek besar ini dari hulu hingga hilir supaya berjalan efektif dan berjalan sesuai prosedur. “Pada 2019 Pemkab Muba mengucurkan anggaran sebesar Rp34 miliar untuk penataan Sungai Lilin. Angka ini bukanlah angka yang sedikit, kita harus mengawal jalannya proyek ini hingga akhir. Sehingga betul – betul dirasakan manfaatnya untuk masyarakat,” tandasnya.

Recent Posts

MUI: Penundaan Pelaksanaan Wajib Halal Menunjukkan Kekurang Siapan

MONITOR, Jakarta - Ketua Bidang Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), DR. KH Masyhuril Khamis, SH.,…

6 jam yang lalu

Menhaj: Belanja Haji Capai 4 Triliun, UMKM Daerah Harus Ambil Peluang

MONITOR, Gowa - Penyelenggaraan haji bukan hanya urusan perjalanan dan ibadah. Aktivitas jutaan jemaah dan…

6 jam yang lalu

Kawendra Dorong HKTI Kawal Aspirasi Petani, Bantuan Ayam Petelur dan 20 Etalase Disalurkan di Lumajang

MONITOR, Lumajang - Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten…

1 hari yang lalu

HKTI Lumajang Dorong Hilirisasi Pertanian, PAC di 21 Kecamatan Diminta Dampingi Petani

MONITOR, Lumajang - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian…

2 hari yang lalu

MUI Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Karhutla, Serukan Salat Istisqa dan Qunut Nazilah

MONITOR, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan daya saing Usaha…

2 hari yang lalu