DAERAH

Kementan Optimistis Bunga potong Garut Raih Pasar lebih luas lagi

MONITOR, Garut – Kabupaten Garut memiliki potensi pengembangan florikultura yang berpeluang memenuhi kebutuhan bunga potong di Bandung, Jakarta maupun kota besar lainnya. Potensi tersebut apabila dikelola dengan baik mampu mempercepat pembangunan dan kesejahterakan masyarakat.

Sedap malam dan mawar merupakan komoditas bunga potong unggulan Garut. Terdapat kurang lebih 16 petani yang mengusahakan komoditas bunga potong ini. Bunga sedap malam di kabupaten ini lebih wangi dibanding sedap malam wilayah lain. Mawarnya pun lebih tahan lama 1 – 2 minggu. “Sedap malam kita punya ‘mah wangi, kalau di kota lain ‘mah kan sedap malamnya gak begitu wangi,” ucap Hendri, petani swadaya.

PLT Kasie Buah dan Flori Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ummu Kulsum mengatakan, “Garut mempunyai potensi alam yang besar terutama dari sisi agrobisnisnya untuk dikelola dalam rangka mewujudkan Kabupaten Garut yang maju, berdaya dan bertakwa.”

Harga jual komoditas sedap malam di tingkat petani sekitar Rp 150 ribu per ikat, per ikat terdiri dari 100 tangkai. Mawar dihargai Rp 50 ribu per ikat dengan 20 tangkai per ikatnya. Bunga potong dari Garut biasanya lebih banyak memasok ke Pasar Rawabelong Jakarta, Bandung dan sekitar Garut.

“Permintaan bunga potong masih lumayan tinggi di pasaran, yakni sebagai penambah estetika dengan kebutuhan per tahun 21,8 % atau sekitar 1,2 juta per bulan,” ujar Sumardi Noor, Kepala Subdit Florikultura.

Pengembangan florikultura di Garut kebanyakan berada di Kecamatan Samarang, Cikandang dan Bayongbong. Saat ini petani tanaman hias belum tergabung dalam kelompok tani namun sudah terbentuk Asosiasi Bunga Potong Garut.

Dari 16 petani bunga di Kabupaten Garut, empat orang di antaranya sudah mulai mencoba budidaya krisan. Potensi krisan yang diperoleh mencapai lebih dari 1000 ikat per bulan, sedangkan untuk bunga sedap malam potensi hasilnya 50 ribu batang per minggu. Kedua jenis bunga ini dipasarkan sekitaran Garut.

Melihat peluang pasar yang besar, kegiatan usaha bunga potong masih terbuka lebar terutama di wilayah yang memiliki agroklimat sesuai budidaya bunga potong. Dalam budidaya, benih bermutu merupakan hal penting yang perlu diupayakan keberadaanya untuk mendukung hasil panen yang baik. Untuk mendapatkan benih krisan bermutu, langkah pertama menseleksi tanaman krisan yang akan dijadikan tanaman induk.

“Tanaman krisan berusia 1 tahun apabila dijadikan tanaman induk kurang baik. Dengan mendapatkan induk yang berkualitas akan menghasilkan bibit yang berkualitas pula,” ujar Kurnia Yuniarto, Peneliti Madya Balai Penelitian Tanaman Hias. “Ciri induk krisan yang berkualitas yakni pertumbuhan bunganya cepat, memiliki produktivitas bunga yang cukup tinggi dan dalam kondisi sehat.”

Pengembangan kawasan florikultura di Garut ini merupakan swadaya masyarakat. Oleh karena itu sangat tinggi harapan para petani tanaman hias di Kabupaten Garut untuk mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah.

“Saya harap ke depan ada dukungan dari Direktorat Jenderal Hortikultura agar agribisnis florikultura di Garut lebih cepat berkembang dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat,” ungkap Pipin, Ketua Asosiasi Bunga Potong di Garut. “Apalagi Kabupaten Garut merupakan salah satu destinasi wisata di Jawa Barat, pengembangan florikultura merupakan peluang besar yang harus diraih.”

Recent Posts

Kawendra Dorong HKTI Kawal Aspirasi Petani, Bantuan Ayam Petelur dan 20 Etalase Disalurkan di Lumajang

MONITOR, Lumajang - Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten…

22 jam yang lalu

HKTI Lumajang Dorong Hilirisasi Pertanian, PAC di 21 Kecamatan Diminta Dampingi Petani

MONITOR, Lumajang - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian…

2 hari yang lalu

MUI Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Karhutla, Serukan Salat Istisqa dan Qunut Nazilah

MONITOR, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan daya saing Usaha…

2 hari yang lalu

HUT ke-11 KCIC, Wamenaker Harap Alih Pengetahuan Whoosh ke SDM Lokal

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11…

2 hari yang lalu

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan…

2 hari yang lalu