SUMATERA

Mustofa Widjaja Desak Pemerintah Usut Tuntas Perusakan Hutan di Kepri

MONITOR, Tanjungpinang – Maraknya penambangan ilegal bauksit mengakibatkan kerusakan hutan di beberapa wilayah di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Terparah di wilayah Kabupaten Bintan baik di pulau-pulau maupun daratan.

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Minggu (10/2/2019) merilis hasil penyelidikannya atas penambangan ilegal di Kabupaten Bintan ysng melibatkan belasan perusahaan itu dikategorikan sebagai perusahaan koorporasi, unit dan juga Badan Usaha Milik Desa.

Merespon hal tersebut Tokoh Kepri, Mustofa Widjaja meminta pemerintah daerah dan pusat mampu bersinergi untuk menindak tegas praktek-praktek penambangan liar di wilayah Kepri, terutama di daerah Kabupaten Bintan. Bagaimanapun pertimbangan ekosistem lingkungan dan manusia diatur dalam Undang-Undang dan harus dijalankan, jangan sampai orientasinya hanya keuntungan dan merugikan banyak hal.

“Kerusakan lingkungan menjadi salah satu persoalan manusia modern yang belum terselesaikan. Kerusakan lingkungan di Bintan sudah termaksud mengkhawatirkan dengan maraknya penambangan bauksit ilegal, dan parahnya dilakukan oleh para pemodal dan merusak lingkungan. Hal tersebut terbukti dengan alat-alat berat yang disita petugas, tidak mungkin masyrakat sekitar melakukan penambangan dengan alat-alat tersebut. Pemerintah harus tegas dalam menangani persoalan ini,” Jelas Mustofa Widjaja saat dimintai komentar di Tanjungpinang pada Selasa (12/2/2019).

Mantan Kepala BP Batam tersebut menambahkan sebagai wilayah kepulauan dengan persentase daratan yang sedikit, wilayah-wilayah hutan lindung harus tetap dilestarikan. Penambangan ilegal yang melibatkan perusahaan-perusahaan harus ditindak tegas dan diberi sanksi, karena akan sangat mengangu ekosistem lingkungan di Bintan. “Kita semua akan kawal penyidikan hingga pemberian sanksi bagi yang terlibat perusakan hutan, dan akan terus mendorong pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan di Kepri,” tutup Caleg DPD RI Dapil Kepri tersebut.

Recent Posts

Buka Diklat PPIH 2026, Menhaj Gus Irfan: Fokus Bahasa Arab dan Disiplin

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi membuka Pendidikan dan Latihan (Diklat) Petugas Penyelenggara…

12 menit yang lalu

Wamenag Minta ASN Kemenag Hadir di Tengah Keberagamaan Umat

MONITOR, Garut - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara…

3 jam yang lalu

Berkat SMKHP, Ekspor Udang Rp63,4 Miliar Lolos Masuk ke Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin keberterimaan ekspor ikan Indonesia di pasar…

6 jam yang lalu

LPTQ Kaltim Gelar Sertifikasi 125 Dewan Hakim MTQ di Balikpapan

MONITOR, Jakarta - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Sertifikasi Dewan Hakim…

8 jam yang lalu

Tito dan Dasco Rakor di Aceh, 12 Wilayah Belum Pulih Pascabencana

MONITOR, Jakarta - DPR RI kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR dengan…

13 jam yang lalu

Menag Dukung STABN Raden Wijaya Jadi Institut, Tekankan Kematangan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendukung rencana transfornasi  Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri…

16 jam yang lalu