PERTANIAN

Meraup Rupiah dari Usaha Tani Jamur Tiram

MONITOR, Cianjur – Jamur dikenal sebagai bahan pangan eksotis dan pamornya semakin menanjak saat ini. Banyak restoran, kafe, hotel yang menghidangkan menu jamur. Jamur mengandung serat, betaglucan, vitamin B, mineral, kalium dan beberapa jenis karbohidrat. Peminat dan penikmat jamur pun kini semakin banyak dari beragam kelas sosial.

Triono Untung Piryadi, petani asal Cianjur kian sukses mengembangkan usaha budidaya jamur tiram. Jaringan pemasaran jamur tiram tidak hanya di daerah Cianjur saja, tetapi sudah merambah Jakarta, Bogor, hingga sebagian lain Jawa Barat.

Triono mampu menjual benih jamur tiram hingga ke Kalimantan, Sulawesi, dan Sumatera. “Harga jual jamur cenderung stabil, saat ini sekitar Rp 14 ribu per kilogram,” ungkap wirausahawan alumnus UGM itu.

Melalui CV Asa Agro Corporation (AAC) yang didirikannya 15 tahun lalu, omset usaha jamurnya telah mencapai Rp 1 milyar per bulan. Tiap hari, ia bisa menjual 3 – 5 ton jamur tiram dan 12 ribu baglog benih per hari. Tiap satu kilogram jamur dijual sekitar Rp 14 ribu dan harga satu baglog benih jamur Rp 4 ribu.

“Usaha saya menempati areal seluas 3 hektare dengan mempekerjakan 150 karyawan. Setidaknya saya sudah membina 50 plasma yang tersebar di Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi,” kata alumnus Fakultas Pertanian ini.

Triono selalu mencoba dalam pengembangan budidaya jamurnya, “Awalnya saya hanya produksi 5 kilogram per hari. Maka jika panen 10 kilogram per hari mau jualnya susah sekali. Para pengecer di pasar banyak yang menolak jamur produksi kita. Menurut mereka, sudah punya pasar sendiri. Saya tidak putus asa. Saya terus mencoba menjual jamur karena saya yakin jamur yang saya kembangkan bisa menang di kualitas dan kemasan”.

Lebih jauh Triono mengungkapkan, biaya produksi untuk satu siklus meliputi kubung ukuran 8 x 6 m2 dengan kapasitas 5 ribu log sekitar Rp 14,2 juta sudah termasuk baglog. “Panen bisa mencapai 1.750 kilogram dengan harga Rp 11.500 per kilogram. Paling tidak bisa diperoleh pendapatan Rp 20,1 juta atau keuntungan per siklus sekitar Rp 5,9 juta,” terangnya semangat. “Untuk mendapatkan panen jamur yang stabil setiap hari paling tidak dibuat 5 kubung.”

Disinggung mengenai upaya pengendalian hama dan penyakit, formula perangkap serangga buatannya sangat sederhana. “Cukup menggunakan oli bekas. Caranya, oles oli disekeliling kubung sehingga hama atau serangga menempel pada oli tersebut. Harganya murah dan aman,” ujar Triono.

Kasubdit Sayuran Daun dan Jamur, Indra Husni saat mengunjungi lokasi mengatakan Kementerian Pertanian terus berupaya meningkatkan produksi jamur di tengah peluang tingginya permintaan pasar. “Saat ini kebutuhan pasar belum bisa dipenuhi oleh petani jamur. Peluang usaha budidaya dan usaha olahan jamur masih terbuka luas. Usaha pak Triono ini patut dicontoh kaum milenial,” ungkap Indra Husni.

Indra menambahkan, “Kami di pusat bersama dinas pertanian daerah bertugas melakukan pembinaan atau fasilitasi kepada petani jamur. Kami akan dorong sertifikasi benihnya.”

Supriatna Hasan, Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Cianjur mengatakan masyarakat di Cianjur sudah lama mengenal budidaya jamur. “Dulunya jamur tiram banyak didatangkan dari Bandung. Tapi sekarang sudah banyak yang mengembangkan sendiri, karena prospeknya bagus,” ujar pria yang akrab dipanggil Abah Hasan ini.

Recent Posts

Kawendra Dorong HKTI Kawal Aspirasi Petani, Bantuan Ayam Petelur dan 20 Etalase Disalurkan di Lumajang

MONITOR, Lumajang - Anggota DPR RI Kawendra Lukistian mendorong Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten…

10 jam yang lalu

HKTI Lumajang Dorong Hilirisasi Pertanian, PAC di 21 Kecamatan Diminta Dampingi Petani

MONITOR, Lumajang - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang mendorong percepatan hilirisasi produk pertanian…

1 hari yang lalu

MUI Desak Penegakan Hukum Tegas terhadap Pelaku Karhutla, Serukan Salat Istisqa dan Qunut Nazilah

MONITOR, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pelaku…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong kemandirian dan daya saing Usaha…

1 hari yang lalu

HUT ke-11 KCIC, Wamenaker Harap Alih Pengetahuan Whoosh ke SDM Lokal

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan…

1 hari yang lalu