SUMATERA

Benny Tatung Siap Bantu Atasi Anak Bermasalah Hukum (ABH)

MONITOR, Lahat – Putus sekolah tampaknya berpengaruh besar bagi perilaku anak. Seperti terjadi di Kabupaten Lahat, dari sekian banyak jumlah Anak Bermasalah Hukum (ABH) hanya sedikit anak yang terdata berstatus sekolah, sisanya didominasi anak putus sekolah.

Kepala Badan Pemasyarakatan Lahat, melalui Kasubsi BKA, M Syafri Munzir SH, mengungkapkan kasus anak menjadi pelaku kejahatan, di Kabupaten Lahat cukup tinggi. Kasus mulai dari narkoba, pencurian dengan kekerasan hingga menewaskan korbannya dengan cara yang tidak wajar.

Badan Pemasyarakatan Kelas II kabupaten Lahat, mencatat setidaknya, tahun 2018 menangani sebanyak 15 kasus ABH. Mirisnya, dari sekian banyak ABH tersebut, hanya satu anak yang masih berstatus bersekolah. “Kasusnya Pasal 363 7 anak, 5 anak kasus narkoba, selanjutnya Pasal 365 1 anak kemudian 1 anak UU 22 tahun 2002 dan 1 anak UU pasal 80,” ungkapnya.

Menanggapi permasalahan tersebut, Benny Martha Benyamin Tatung, Caleg DPR RI Dapil Sumsel II mengatakan anak putus sekolah bisa memicu kejahatan dari mulai tingkatan paling rendah sampai tingkatan yang tinggi.

“Anak yang putus sekolah cenderung bermasalah dilingkungannya. Anak yang mengalami bisa melakukan kejahatan apa saja karena merasa tidak ada yang mengotrol dirinya. Anak yang terlibat kejahatan tersebut saya yakin bisa dikendalikan dan diluruskan kembali” ungkapnya pada awal media, (8/2/2019).

Benny Tatung juga menambahkan perlu adanya sinergi bersama untuk mengatasi anak yang putus sekolah di Lahat. Dirinya mengaku akan memperjuangkan agar setiap anak di Lahat bisa tetap bersekolah termasuk mereka yang sudah putus sekolah bisa kembali belajar di sekolah.

“Dampak dari anak putus sekolah bisa menimbulkan masalah yang cukup beragam. Kita tentu tidak berharap hal itu terjadi. InsyaAllah ini akan jadi salah satu prioritas saya kedepan. Bagaimanapun mereka adalah putra bangsa, penerus perjuangkan kita dimasa depan” tutup caleg dari Partai Golkar tersebut.

Recent Posts

Duga Ada Gembong Besar di 4 Kasus Penyelundupan Narkoba, Legislator: Ada Apa Dengan Lapas?

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Pareira menduga ada aktor besar…

4 jam yang lalu

Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro 2026 Perluas Akses dan Perkuat Daya Saing UMKM

MONITOR, Balikpapan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem…

8 jam yang lalu

Cegah Judi Berkedok Permainan Anak, Legislator Dorong Evaluasi Semua Izin Arena Arkade

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap…

14 jam yang lalu

Kemenperin Pacu Kerja Sama Manufaktur Konkret dengan Belarus

MONITOR, Belarus - Hubungan industri antara Indonesia dan Belarus terus menunjukkan progres strategis di tengah…

15 jam yang lalu

Mahfuz Sidik Bekali Anggota DPRD Partai Gelora Seni Komunikasi dan Strategi Politik Hadapi Pemilu 2029

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik, menegaskan pentingnya kemampuan…

15 jam yang lalu

Waka Komisi VII DPR: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Sekadar Ubah Jalur Penjualan Komoditas

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty mengingatkan agar kebijakan ekspor…

16 jam yang lalu