PKS Apresiasi Tokoh Jakarta Ikut Penilaian Terhadap 3 Cawagub DKI

DPW PKS Jakarta memberikan apresiasi bagi para tokoh dan elemen masyarakat Jakarta

MONITOR, Jakarta – DPW PKS Jakarta memberikan apresiasi bagi para tokoh dan elemen masyarakat Jakarta yang memberikan masukan dan penilaian terhadap para calon wakil gubernur (cawagub) DKI.

Ketua DPW PKS Syakir Purnomo, menyebutkan, adanya keterlibat tokoh maupun elemen masyarakat dalam memberi masukan dan penilaian terhadap para cawagub, merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat Jakarta.

“Kami di PKS sangat mengapresiasi dengan adanya keterlibatan semua elemen masyarakat yang begitu besar memberikan masukan-masukan terhadap para kandidat cawagub DKI,” ujar Syakir kepada MONITOR, Senin (4/2).

Menurut Syakir, masukan-masukan dari semua unsur masyarakat ini diharapkan bisa direalisasikan ketika para cawagub ini nantinya terpilih menjadi Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta menggantikan Sandiaga Uno.

Sekedar diketahui, sejumlah tokoh dan elemen masyarakat Jakarta melakukan pertemuan dengan Tim Panelis Fit and Proper Test Cawagub DKI Jakarta. Pertemuan berlangsung di Hotel Aston Priority, Jl. TB. Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta-Selatan, Ahad (3/2).

Setelah pertemuan ini, direncanakan pada tanggal 10 Februari mendatang para pimpinan partai politik, PKS dan Gerindra, sudah dapat menandatangani berkas penentuan Cawagub. Selanjutnya, akan diserahkan kepada Gubernur Anies Baswedan untuk diteruskan kepada DPRD untuk diputuskan dalam Sidang Paripurna.

Diketahui, agenda Focus Group Discussion (Grup Diskusi Terbatas) ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan Fit and Proper Test yang bertujuan untuk mendengarkan masukan dari para pakar perkotaan, pebisnis, asosiasi LSM, serta pengamat kebijakan publik.

Beberapa tokoh Jakarta yang hadir di antaranya adalah Amir Hamzah (Pengamat Kebijakan Publik), Kamsul Hasan (Ketua Dewan Kehormatan PWI), Yayat Supriatna (Pengamat Tata Kota), Budi Wibowo (akademisi), Sugianto (pengusaha), Rakhmat (Serikat Pedagang Pribumi Sejahtera), dan M. Sidik (Humanika) dengan ditemani notulensi FGD Arif Sefullah.

FGD ini diadakan untuk menindaklanjuti hasil fit and proper test yang sudah diadakan sepekan sebelumnya untuk memberikan masukan dan rekomendasi untuk kebaikan Jakarta.