SUMATERA

Mustofa Widjaja Apresiasi Wacana Pemberian Sanksi ASN di Tanjungpinang

MONITOR, Batam – Wacana memberikan sanksi rompi khusus kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tidak disiplin di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang menimbulkan pro dan kontra di masyarakat Kepri terkhusus Tanjungpinang.

Dukungan terhadap kebijakan tersebut berpijak pada argumen memberikan efek jera untuk meningkatkan efektivitas kinerja ASN. Sedangkan argumentasi yang menolak kebijakan tersebut tidak etis, dan bisa menimbulkan dampak psikologis bagi ASN. Tapi pada dasarnya semua menginginkan peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan ASN pada masyarakat.

Merespon hal tersebut, Tokoh Kepri, Mustofa Widjaja berharap semua pihak terkhusus pemerintah dapat meninjau lebih jauh mengenai pemakaian rompi untuk ASN di lingkup Kota Tanjungpinang. Disisi lain, langkah Pemkot untuk memunculkan wacana tersebut ke publik patut diapresiasi karena menunjukan niat untuk peningkatan kualitas pelayanan pada masayarakat.

“Pada dasar kebijakan sanksi rompi bagi ASN indisipliner sangat bagus untuk peningkatan kualitas birokrasi kita. Munculnya kan karena banyak ASN yang bolos di jam kerja di wilayah Tanjungpinang, dan harus diberikan sanksi. Namun pemberian sanksi pemakaian rompi harus dikaji lebih jauh dampaknya baik pada peningkatan disiplin maupun dampak bagi yang dikenai sanksi tersebut. Jangan sampai niat untuk memberikan efek jera malah menimbulkan masalah baru, hal tersebut merugikan masyarakat sendiri,” jelas Mustofa Widjaja saat dimintai komentar di Tanjungpinang, Jumat (1/2/2019).

Calon Anggota DPD Dapil Kepri tersebut menambahkan setiap kebijakan yang berpihak pada kemajuan dan rakyat harus didukung. Namun setiap kebijakan tentu harus ada pertimbangan matang sebelum dijadikan disahkan. Dalam proses tersebut harus melibatkan semua pihak yang memang concern pada birokrasi. “Semua kebijakan harus didukung jika berpihak pada rakyat, paling penting proses perumusannya harus selesai,” tutupnya.

Recent Posts

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

MONITOR, Banten – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun…

8 jam yang lalu

Menteri UMKM: Kuasai Pasar Domestik, Baru Perkuat Ekspansi Ekspor

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengh (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan pentingnya pengusaha…

8 jam yang lalu

Kemenag Perpanjang Pendaftaran AICIS+ 2026, Dorong Partisipasi Luas Civitas Akademika

MONITOR, Jakarta — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik…

12 jam yang lalu

Kemenperin Usulkan Penambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat berbagai program strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan…

13 jam yang lalu

Belajar dari Australia Barat, Prof Rokhmin Dorong Akuakultur Indonesia Naik Kelas

MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…

17 jam yang lalu

Menaker: Polteknaker Harus Jadi Contoh Siapkan Talenta Inovatif

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…

17 jam yang lalu