M Nasir Dorong Modernisasi Pertanian di Kabupaten Pelalawan

Ilustrasi pangan (sumber foto:Antarafoto)

MONITOR, Pelalawan РSumber daya alam yang melimpah dengan hasil bumi yang sangat beragam dan kualitas unggulan sudah sepatutnya mampu mensejahterakan masyarakat Indonesia. Kabupaten Pelalawan misalnya, daerah yang tengah mengembangkan tanaman manggis ini pada senin, 28/1/2019 telah melakukan panen perdananya.

Penyuluh pertanian lapangan (PPL) Pelalawan menjelaskan bahwa perlunya pengembangan teknologi pertanian yang ootimal diharapkan penerapan teknologi pertanian semakin cepat di setiap usaha taninya, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi pertanian.

Maka program Pelalawan Makmur menjadi bagian dari target tersebut, selain pengembangan kawasan padi di Kuala Kampar yang juga menjadi fokuskan pada pengembangan tanaman holtikultura, karena sangat potensial berdampak bagi peningkatan produktivitas rakyat demi terwujudnya kedaulatan pangan.

Merespon hal tersebut, M Nasir, Caleg DPR RI Dapil Riau II mengungkapkan pemerintah harusnya memberikan perhatian khusus pada sektor pertanian, apalagi jika kita lihat mayoritas profesi masyarakat menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian. Dirinya juga menambahkan perlunya modernisasi di sektor pertanian dari hulu hingga ke hilir, dari mulai pembibitan hingga ke pemasaran.

“Sudah saatnya kita melakukan modernisasi pada sektor pertanian. Sebab kalau masyarakat masih menggunakan cara lama maka kita tentu akan tertinggal sedangkan produk hasil pertanian dari luar negeri terus mendesak masuk ke dalam negeri. Pemerintah harus serius mengawal agenda ini” ungkapnya pada awak media di Pelalawan, (2/2/2019).

Jika dicermati, potensi dan peluang pengembangan tanaman manggis di indonesia sangat besar baik ditinjau dari potensi lahan, keragaman, jenis maupun dari aspek petani dan teknologi. Manggis merupakan salah satu komoditas hortikultura yang prospektif dalam mendukung perekonomian, kesehatan masyarakat dan peningkatan pendapatan petani. Manggis tidak hanya di konsumsi segar tetapi juga sebagai bahan baku berbagai industri minuman, kosmetik, dan biofarma.

Caleg dari Partai Demokrat yang merupakan tokoh masyarakat Riau ini juga menambahkan target akhir dari pembangunan pertanian secara menyeluruh adalah peningkatan kesejahteraan hidup para petani, oleh karena itu perlu dilakukan inovasi dan terobosan baik dari sarana produksi maupun manajemen usaha tani yang memberikan efisiensi pengelolaan usaha tani sehingga kesejahteraan petani meningkat.

“Modernisasi pertanian tujuannya agar taraf hidup masyarakat petani semakin sejahtera dengan meningkatnya kualitas dan kuantitas hasil pertanian mereka. Ini yang akan saya perjuangkan, kedepan bagaimana caranya rakyat tidak boleh susah, harus makin sejahtera” tutupnya.