PEMERINTAHAN

Kemendes PDTT: 99 Persen Dana Desa 2018 Terserap

MONITOR, Jakarta – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengungkapkan, dalam lima tahun ini, pemerintah telah menyalurkan dana desa hingga Rp257 Triliun. Prosentase tabungannya pun terus membaik.

Data yang diambil, dana desa tahun 2015 sebesar Rp20,67 Triliun dengan jar 82,72 persen, tahun 2016 dengan dana desa Rp 46,98 Triliun dengan jar 97,65 persen, serta pada 2017 dengan jumlah dana desa sebesar Rp60 Triliun dengan penjatuhan 98,54 persen. Dan pada tahun 2018 dengan jumlah dana desa sebesar Rp60 Triliun dengan kombinasi 99 persen.

“Penyerapan naik trus, tahun lalu (2018) sebesar 99 persen. Peningkatan penerapan ini mengatur tata kelola di desa peningkatan. Keberhasilan dana desa pun disetujui oleh pendampingan. Kami memiliki 40.000 Pendamping Desa. Saat ini kami juga membantu juga dengan Forum Pertides (Perguruan) Tinggi untuk Desa) dengan 100 universitas yang setiap tahun mengirim 75 ribu mahasiswa KKN tematik untuk membantu pendampingan, “ujar Menteri Eko saat berbicara tentang bantuan dana desa dalam acara Kotak Squawk di Studio CNBC Indonesia, Jakarta pada Kamis (31/1).

Ia melanjutkan, tahun ini dana desa diprioritaskan untuk pembangunan Sumber Daya Manusia dan pemberdayaan ekonomi. Salah satunya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Targetnya adalah setiap desa memiliki BUMDes. Akhir tahun ini harus memiliki 75.000 BUMD terbangun di semua desa. Pada tahun 2017 sekitar 45.549 BUMDes. Kita beruntung, banyak BUMN yang sama untuk bantuan pembinaan, kuncinya adalah pendampingan. Karena jika tidak didampingi, tidak akan jalan , “terangnya.

Selain itu, ia mengungkapkan target desa mandiri. Pada target RPJMN tahun 2015 2019 mengentaskan 5.000 desa tertinggal menjadi desa berkembang. Hal tersebut sudah terpenuhi di tahun 2018 yaitu sebanyak 6.518 desa tertinggal terentaskan menjadi desa berkembang. Kemudian, meningkatkan 2000 desa berkembang menjadi desa mandiri. Pada tahun 2018 sebanyak 2.665 desa berkembang menjadi desa mandiri.

“Target mengentaskan desa yang terlambat sudah disetujui, menyenangkan yang akan kita tingkatkan lagi, jumlah desa mandiri yang mudah-dapat diterima tahun ini bisa 1.000 lagi,” katanya optimistis.

Dengan adanyanya dana desa pada tahun 2019 sebesar Rp70 Triliun tersebut, diharapkan setiap desa akan mendapat dana untuk pembangunan desa sebesar Rp 700 Juta hingga 4 Milyar. (Adv)

Recent Posts

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

7 jam yang lalu

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

11 jam yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

12 jam yang lalu

Jangan Sampai Indonesia Punya 97,5 Juta Hektare Kawasan Konservasi yang Hanya Hidup di Atas Peta

MONITOR, Jakarta - Ambisi Indonesia memperluas kawasan konservasi laut hingga 97,5 juta hektare pada 2045…

14 jam yang lalu

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

1 hari yang lalu