SOSIAL

Mengapa Warganet begitu Antusias menyambut pembebasan Ahok?

MONITOR – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok resmi bebas murni dari hukuman penjara pidana penistaan agama. Ahok keluar tahanan mako brimob pada Kamis (24/1/2019) kemarin setelah menjalani hukuman satu tahun delapan bulan dan 15 hari penjara, di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

Ada yang berbeda dari momen Ahok menghirup udara bebas yaitu antusiasme masyarakat khususnya warganet menyambut pembebasannya. Bahkan berbagai media seperti berlomba memberitakannya. Khusus terkait dengan antusiasme warganet, riuh di dunia maya memang tampak begitu teelihat menyambut Ahok kembali.

Mengutip hasil riset yang dilakukan Indonesia Indicator (I2) dalam siaran pers-nya, pada Jum’at (25/1/2019), I2 mencatat setidaknya dalam dua hari terakhir ini, di media sosial Twitter, terdapat sebanyak 287.606 percakapan dari 58.385 akun, yang membentuk empat kelompok telah merespons soal bebasnya BTP dari penjara. I2 menyebut angka itu berdasarkan kajian analisis media sosial dengan melalui pendekatan Social Network Analysis (SNA). Pertanyaannya, apa yang membuat warganet begitu antusias menyambut pembebasan murni Ahok?

Direktur Komunikasi I2, Rustika Herlambang mengatakan percakapan di Twitter itu berasal dari hampir seluruh provinsi di Indonesia, dengan 67 persen akun berasal dari wilayah DKI Jakarta dengan 82 persen netizen diantaranya merupakan kelompok milenial dan 41,2 persen di antarannya adalah perempuan.

“Kelompok pertama, mencapai sebesar 50,56 persen yang terdiri dari para pendukung Ahok alias Ahoker yang meluapkan rasa syukur, terharu, bahagia menyambut kebebasan Ahok,” ujar Rustika.

Dalam kelompok ini, menurut dia, tidak muncul pernyataan politis terhadap Ahok, kecuali mengungkapkan kebahagiannya.

Kelompok kedua, lanjut dia, adalah netizen yang relatif umum dan netral. Mereka turut memberikan pernyataannya atas kebebasan Ahok, dengan me-mention akun @basuki_btp. Dalam kelompok ini, tidak terlihat komentar negatif maupun pembicaraan politik.

“Kedekatan Ahok dan dunia politik memang termasuk hal yang menggelitik bagi netizen,” tutur Rustika.

Sebanyak 14,26 persen pendukung Ahok memberikan reaksinya dengan menyebut nama atau membandingkannya dengan gubernur DKI Jakarta yang menggantikannya, Anies Baswedan. Percakapan ini mencapai 21 ribu yang dihasilkan oleh 8.202 akun.

“Mereka mengkritik kerja Anies Baswedan dan membandingkannya dengan kinerja Ahok,” ucap Rustika.

Sementara itu, figur Ahok yang senantiasa menghadirkan pro dan kontra, direspons sebesar 6,3 persen. Kelompok keempat ini, lebih banyak membicarakan soal politik yang dikaitkan dengan Ahok, dari dua belah pihak, baik para haters maupun lovers Ahok.

Menurut Rustika, emosi ‘joy” mendominasi percakapan soal Ahok, disusul oleh emosi “Anticipation”. Emosi “joy” lebih bicara soal hari pembebasan yang telah dinanti, sementara emosi “anticipation” dimunculkan dari narasi-narasi netizen yang harapan, keinginan terhadap Ahok ke depan, termasuk juga dibicarakan soal Buni Yani dan sindiran terhadap Rizieq Shihab.

“Sentimen negatif yang ditujukan dalam percakapan ini sebesar 18,7 persen,” kata Rustika.

Sentimen negatif itu, kata dia, rata-rata berasal dari percakapan yang kontroversial dan saling serang dari para haters dan lovers.

Sementara itu, pada hari kebebasannya, media sosial dipenuhi tagar soal BTP. Tagar #welcomebackBTP mencapai 60.603 percakapan, #Ahokbebas 18.102 percakapan, dan #btppulang sebesar 14.944.

Sumber: Antaranews

Recent Posts

Pemerintah Gelontorkan Rp 18,9 T untuk Pemda, Komisi II DPR Dorong Evaluasi Instrumen TKD di 2027

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR, Muhammad Khozin mendukung langkah Pemerintah Pusat yang menggelontorkan…

6 jam yang lalu

Jasa Marga Integrasikan Perangkat WIM, RFID Reader dan ANPR ke Sistem BLUe Kemenhub untuk Dukung Zero ODOL 2027

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat komitmennya untuk menghadirkan jalan tol yang lancar,…

16 jam yang lalu

Kemnaker: 46.160 Peserta Mulai Ikuti MagangHub Angkatan II Batch 1

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Lulusan Perguruan Tinggi…

17 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan OJK Sepakat Akselerasi Pembiayaan dan Perluasan Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK)…

17 jam yang lalu

DPR Dorong Maksimalkan Penggunaan Teknologi untuk Padamkan Kebakaran di Kawasan Bromo

MONITOR, Jakarta - Anggota Komis IV DPR RI, Daniel Johan menyesalkan terjadinya kebakaran hebat di…

20 jam yang lalu

Sidak Kemenhaj Jakarta Timur, Wamenhaj Dahnil Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Penyimpangan Haji

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak melakukan inspeksi mendadak…

1 hari yang lalu