Menpora Tekankan Seleknas Atlet Tembak Harus Menggembirakan

1006
Menpora Imam Nahrawi meninjau lokasi Seleknas Atlet Menembak

MONITOR, Jakarta – Menpora Imam Nahrawi didampingi  Plt. Deputi  Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti dan Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Samsudin meninjau Seleksi Nasional (Seleknas) Atlet Menembak untuk Pelatnas Sea Games 2019 dan Menuju Olimpiade 2020 di  Lapangan Tembak Senayan, PB. Perbakin, Jakarta, Rabu (23/1).

Di lokasi latihan nembak, Menpora ditemeni Ketua Umum Perbakin Mayjen TNI Joni Supriyanto. Menpora menembak di nomor air pistol 10 m, nomor air rifle 10 m dan di nomor metal siluet. Beberapa kali mencoba, akhirnya tembakan Menpora mengenai target di semua nomor yang dicobanya.

Dalam arahannya, Menpora mengatakan bahwa seleknas menembak ini harus  menggembirakan karena ia baru melihat langsung bagaimana proses seleksi dilakukan secara terbuka oleh PB Perbakin.

“Itu artinya ada komitmen yang luar biasa dari ketua umum dan jajaran  untuk memastikan bahwa ke depan kita harus jadi pelaku dengan membawa kegembiraan bagi Indonesia untuk dengan sebuah medali. Kita tahu, di Asian Games 2018  kita hanya dapat satu perak,” ujarnya.

“Tentu kita tidak boleh berkecil hati, dengan seleksi  seperti ini, saya kira ini akan memotivasi kita semua bahwa di multievent Sea Games dan Olimpiade dapat diikuti disemua nomor. Tentu kualifikasi Olimpiade harus kita maksimalkan dan harus ada prioritas. Bahwa bagaimana seluruh proses menuju ke Olimpiade itu yang harus diikuti oleh atlet.

Ia melanjutkan, venue menembak di Jakarta dan Palembang adalah venue yang terbaik maka  ini juga harus kita manfaatkan  untuk menggali potensi atlet kita. Jadi tidak hanya di level senior tapi juga junior. Karena itu, kita harus membudayakan kembali tradisi menembak.

“Kita punya sejarah besar dengan menembak ini. Di TNI, banyak para tentara yang ikut kejuaraan menembak tingkat Asean, Asia bahkan dunia. Motivasi ini yang harus kita tularkan kepada atlet-atlet junior,” ucapnya.

“Tadi ketua umum  menjelaskan secara detail bagaimana proses seleksi ini dilakukan dengan baik. Dan kami berharap teruslah berlatih, ikuti seleksi dengan baik. Tentu apa yang kita lakukan  tidak akan pernah sia-sia. Nanti  di kemudian hari akan bermanfaat. Dan komitmen kita bahwa lapangan menembak tetap harus ada di tempat ini (Senayan), ” tutupnya.