SULAWESI

Ulfah Mawardi: Capres Harus Membuat Kebijakan Berperspektif Gender

MONITOR, Makassar – Politikus muda PDI Perjuangan, Ulfah Mawardi, mengapresiasi KPU RI yang telah memfasilitasi pelaksanaan acara debat pertama capres cawapres di Pilpres 2019, Kamis (17/1) malam. Ulfah juga memberikan pujian kepada kedua paslon yang sudah menyampaikan paparan debat mengenai isu Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme.

Sebagai aktivis perempuan, Ulfah menekankan agar kedua paslon mampu membuat kebijakan yang berperspektif gender, dan tidak mendiskriminasikan perempuan. Hal itu dikatakan Ulfah, mengingat ada pernyataan salah satu kandidat capres yang ‘memandang sebelah’ kaum perempuan.

“Ada kalimat Prabowo yang tidak menganggap penting kuantitas perempuan. Itu sangat fatal. Kuantitas dan kualitas perempuan itu berbanding lurus dalam kebijakan yang berperspektif gender,” kata Ulfah, Jumat (18/1).

Suasana Nobar Debat Capres bareng Ulfah Mawardi

Wasekjen Kowani ini mengatakan, dirinya akan mengapresiasi visi paslon yang berperspektif gender. Menurutnya, setiap kebijakan yang dibuat harus berperspektif gender, tidak boleh diskriminatif dan merugikan kaum minoritas khususnya merugikan perempuan dan anak.

“Saya sebagai Caleg DPR RI SulSel 1 nomor urut 3 yang fokus pada visi pendidikan, perempuan dan anak betul-betul berharap visi paslon capres tidak mengabaikan hak-hak perempuan dan anak serta menjadi kan pendidikan sebagai langkah preventif dalam pencegahan korupsi, terorisme dan menggalakkan kegiatan pendidikan Konstitusi dan HAM bagi harga negara menjadi fokus perjuangan,” tegas Ulfah yang berprofesi sebagai Dosen Universitas Muhammadiyah Makassar ini.

Caleg DPR RI dapil Sulsel 1 Ulfah Mawardi saat melakukan kegiatan Nobar Debat Capres

Sementara itu, menyinggung kinerja capres petahana yakni Joko Widodo, Ulfah menilai pemerintahan satu periode Jokowi sudah terbukti menorehkan banyak sejarah, misalnya memberikan hak bonus yang sama bagi atlet difabel pada ajang Asian Paragames 2018. Hal itu dianggapnya sebagai bukti prestasi Jokowi yang tidak pernah dilakukan oleh pemerintahan sebelumnya.

“Pak Jokowi telah bekerja, maka sangat mudah menceritakan dan meyakinkan pemilih hasil kerjanya misalnya terkait hak disabilitas. Pemerintahan Jokowi telah menoreh sejarah dengan menyelenggarakan Asian Paragames dan memberikan hadiah yang sama dengan pemenang pada juara Asian Games yakni Juara 1 (emas) mendapatkan 1,5 M, Juara 2 (Perak) mendapatkan 500jt dan juara 3 (perunggu) 250jt. Itu kerja nyata pak jokowi yang belum pernah terjadi di pemerintahan sebelumnya,” terangnya.

Recent Posts

Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler di Malang, Industri Perunggasan Nasional Makin Kuat

MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…

4 jam yang lalu

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…

21 jam yang lalu

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

1 hari yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

1 hari yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Apresiasi KSP Guna Prima Dana, Dinilai Jadi Contoh Koperasi Penyalur KUR Nasional

MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…

1 hari yang lalu