BERITA

Namanya Tak Masuk Daftar Cawagub DKI, Ternyata Begini Sosok Ketua DPW PKS Jakarta

MONITOR, Jakarta – Nama Ketua DPW PKS Syakir Purnomo, akhir-akhir ini kerap menghiasi pemberitaan dibanyak media. Politisi PKS ini banyak “dikejar” pemburu berita karena jabatannya sebagai ketua partai yang menentukan siapa calon wakil gubernur (cawagub) DKI yang pantas untuk dipilih menjadi Wakil Gubernur Jakarta menggantikan Sandiaga Uno.

Tanpa pernah diketahui banyak orang, ternyata Syakir adalah sosok politisi PKS yang tidak haus jabatan atau pun kekuasaan. Hal ini diketahui, setelah MONITOR mencoba menanyakan langsung kenapa namanya tak masuk dalam bursa cawagub DKI.

Padahal dengan jabatannya sebagai Ketua PKS Jakarta, Syakir lebih berpeluang untuk menjadi figur pengganti Sandiaga Uno. Apalagi PKS lah yang punya hak untuk mengisi kursi kosong DKI 2 tersebut.

“PKS itu punya banyak kader terbaik. Jadi apa yang sudah diamanahkan partai kepada calon-calon wakil gubernur Jakarta itulah kader-kader terbaik yang dipilih PKS,”ujar Syakir kepada MONITOR

Tak hanya itu, Syakir pun menyebut, munculnya nama Sekertaris DPW PKS Jakarta Agung Yulianto, Mantan Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Ketua Fraksi DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi, sudah melalui proses seleksi yang panjang oleh partai.

“Jadi di PKS itu, kita tidak bisa memaksakan diri untuk bisa meraih suatu jabatan atas keinginan sendiri. Semuanya sudah dintentukan oleh partai. Meskipun akhirnya nanti garis tangan yang menentukan,”kata Syakir.

Lebih mengagetkan lagi, selain tak masuk dalam bursa cawagub DKI. Syakir pun ternyata tak terdaftar sebagai salah satu calon legislatif (caleg) Jakarta. Lagi-lagi dengan jabatannya sebagai ketua partai, padahal Syakir punya peluang besar untuk duduk sebagai wakil rakyat Jakarta.

“Saya memang tak maju sebagai caleg, saya lebih baik memberi kesempatan kader terbaik PKS Jakarta untuk maju sebagai caleg”terangnya.

Alasan lainnya, disebutkan Syakir, dirinya khawatir kalau maju sebagai caleg urusan partai tergangu. Apalagi di pileg 2019 ini, dirinya punya tanggung jawab besar untuk bisa memenangkan pasangan Prabowo-Sandi menjadi presiden.

“Saat ini saya lebih senang membantu kawan-kawan saya yang menjadi caleg agar bisa terpilih dan Prabowo-Sandi bisa terpilih menjadi presiden,”pungkasnya.

Recent Posts

Apresiasi Kebijakan Afirmasi Pendidikan Prabowo, Rektor UIN Jakarta ajak Semua Pihak Bangun Sinergi Tri Dharma Terintegrasi

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Asep Saepudin Jahar mengapresiasi kebijakan trasformatif…

1 jam yang lalu

Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat

MONITOR, Jakarta—Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama dengan tiga perguruan tinggi di Bandung, yakni Universitas…

2 jam yang lalu

Kenaikan Dollar antara Kepanikan dan Rasionalitas Ekonomi

Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA* Dalam setiap episode diskursus pelemahan rupiah, satu fenomena selalu berulang…

3 jam yang lalu

Di Konferensi Perburuhan Internasional, Menaker Yassierli Paparkan Program Presiden Prabowo untuk Siapkan Tenaga Kerja Masa Depan

MONITOR, Jenewa - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli memaparkan sejumlah program Presiden Prabowo Subianto untuk menyiapkan…

7 jam yang lalu

Wamenhaj Ungkap Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar Modus DAM dan Badal Haji, Oknum KBIHU Terancam Dicabut Izinnya

MONITOR, Jeddah -  Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkap dugaan praktik…

7 jam yang lalu

Gus Hery dan Transisi NU di Abad Kedua

Buya Satria Efendi Tuanku Kuniang(Wakil ketua PCNU Padang Pariaman) Nahdlatul Ulama (NU) sedang berada di…

17 jam yang lalu