Namanya Tak Masuk Daftar Cawagub DKI, Ternyata Begini Sosok Ketua DPW PKS Jakarta

1015
Syakir Purnomo ,Ketua DPW PKS

MONITOR, Jakarta – Nama Ketua DPW PKS Syakir Purnomo, akhir-akhir ini kerap menghiasi pemberitaan dibanyak media. Politisi PKS ini banyak “dikejar” pemburu berita karena jabatannya sebagai ketua partai yang menentukan siapa calon wakil gubernur (cawagub) DKI yang pantas untuk dipilih menjadi Wakil Gubernur Jakarta menggantikan Sandiaga Uno.

Tanpa pernah diketahui banyak orang, ternyata Syakir adalah sosok politisi PKS yang tidak haus jabatan atau pun kekuasaan. Hal ini diketahui, setelah MONITOR mencoba menanyakan langsung kenapa namanya tak masuk dalam bursa cawagub DKI.

Padahal dengan jabatannya sebagai Ketua PKS Jakarta, Syakir lebih berpeluang untuk menjadi figur pengganti Sandiaga Uno. Apalagi PKS lah yang punya hak untuk mengisi kursi kosong DKI 2 tersebut.

“PKS itu punya banyak kader terbaik. Jadi apa yang sudah diamanahkan partai kepada calon-calon wakil gubernur Jakarta itulah kader-kader terbaik yang dipilih PKS,”ujar Syakir kepada MONITOR

Tak hanya itu, Syakir pun menyebut, munculnya nama Sekertaris DPW PKS Jakarta Agung Yulianto, Mantan Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Ketua Fraksi DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi, sudah melalui proses seleksi yang panjang oleh partai.

“Jadi di PKS itu, kita tidak bisa memaksakan diri untuk bisa meraih suatu jabatan atas keinginan sendiri. Semuanya sudah dintentukan oleh partai. Meskipun akhirnya nanti garis tangan yang menentukan,”kata Syakir.

Lebih mengagetkan lagi, selain tak masuk dalam bursa cawagub DKI. Syakir pun ternyata tak terdaftar sebagai salah satu calon legislatif (caleg) Jakarta. Lagi-lagi dengan jabatannya sebagai ketua partai, padahal Syakir punya peluang besar untuk duduk sebagai wakil rakyat Jakarta.

“Saya memang tak maju sebagai caleg, saya lebih baik memberi kesempatan kader terbaik PKS Jakarta untuk maju sebagai caleg”terangnya.

Alasan lainnya, disebutkan Syakir, dirinya khawatir kalau maju sebagai caleg urusan partai tergangu. Apalagi di pileg 2019 ini, dirinya punya tanggung jawab besar untuk bisa memenangkan pasangan Prabowo-Sandi menjadi presiden.

“Saat ini saya lebih senang membantu kawan-kawan saya yang menjadi caleg agar bisa terpilih dan Prabowo-Sandi bisa terpilih menjadi presiden,”pungkasnya.