REVIEW

Forum Takmir Tolak Politisasi Masjid

Forum Silaturahmi Takmir Masjid (FSTM) DKI Jakarta menggelar Halaqoh dan Silaturahim Takmir Masjid dalam upaya memberdayakan masjid sebagai pusat dakwah dan kegiatan keagamaan. Mengambil tema “Mewujudkan Masjid sebagai Wadah Pemersatu Umat, Bangsa, dan Negara” kegiatan rutin kali ini dilakukan di Masjid Al Islah, Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2019).

Koordinator FSTM DKI Jakarta, Ahmad Muslim mengatakan kegiatan halaqoh dan silaturahim rutin dilakukan pihaknya sebagai bentuk komunikasi dan koordinasi antar pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dalam rangka terus menjadi masjid sebagai wadah pemersatu dan menolak segala bentuk upaya kampanye dan provokasi memecah belah umat, bangsa, dan negara.

Recent Posts

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

1 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

2 jam yang lalu

Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Jadi Pencipta Solusi melalui Kewirausahaan

MONITOR, Bandung - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa mengembangkan…

3 jam yang lalu

Panen Demplot ExtraGen di Malang Tembus 12,5 Ton per Hektare, Pemkab Siapkan Pengembangan Lebih Luas

MONITOR, Malang - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang bersama PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168)…

18 jam yang lalu

Kemenag RI Turun Tangan di GKPI Mauk Sepatan, Gembok Dikembalikan dan Jamin Kebebasan Beribadah

MONITOR, Tangerang — Kementerian Agama RI melalui Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun…

1 hari yang lalu

Produksi Padi dan Cabai Bogor Meningkat dalam Demplot Aplikasi Pupuk Hayati ExtraGen

MONITOR, Bogor - Produksi padi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor meningkat hingga mencapai 9 ton…

2 hari yang lalu