Ferry Batara
MONITOR, Bekasi – Sampah yang menumpuk sepanjang 12 KM di Kali Pisang Batu Kabupaten Bekasi belum juga terangkat semua. Sedikitnya sampah yang mulai diangkut sejak tiga hari yang lalu ini sudah mencapai 300 Ton namun belum juga normal kembali.
Pihak Pemkot Bekasi akhirnya mengakui bahwa sampah yang menumpuk di kali Pisang Batu merupakan kiriman dari wilayahnya. Hal tersebut diakui Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, kepada Wartawan di Markas Kodim Kota Bekasi, Rabu (9/1/2019).
Menanggapi hal tersebut, Ferry Batara Manurung, Calon Anggota Legislatif DPR RI Dapil Jabar VI mengomentari lambannya pihak Pemkot Bekasi dalam mengambil tindakan. Padahal tumpukan sampah di kali Pisang Batu ini sudah terjadi sejak seminggu yang lalu.
“Masyarakat disekitaran kali Pisang Batu sudah berhari – hari merasakan dampak yang ditimbulkan, lantas kenapa Pemkota Bekasi seolah baru sadar. Harusnya tanggap dong, saling bekerjasama atasi persoalan ini” ungkapnya pada wartawan di Kota Bekasi, (10/1/2019).
Berdasarkan hasil penelusuran penyebab warga Kota Bekasi membuang sampah ke kali, selain masih minimnya kesadaran, juga proses pengangkutan sampah belum berjalan dengan baik di Kota Bekasi.
Ferry Batara, Caleg Muda dari Partai Solidaritas Indonesia berharap Kedepannya, selain membangun kesadaran masyarakat di wilayah Kota Bekasi, Ia juga akan mendorong ketersediaan fasilitas tempat pembuangan sementara (TPS) di dekat lokasi perbatasan itu.
“Kedepan ini akan jadi salah satu fokus saya. Saya akan pastikan fasilitas pendukung seperti tempat sampah di setiap RT tersedia dan layak pakai serta petugas yang mengangkut berjalan sesuai prosedur” tandasnya.
MONITOR, Jakarta – DPR RI menerima kunjungan delegasi United Kingdom All-Party Parliamentary Group (APPG) on…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan…
MONITOR, Serang - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian…
MONITOR, Jakarta – Momentum libur panjang Wafat dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) mendorong peningkatan signifikan volume…
MONITOR - Pakar kelautan sekaligus tokoh nasional, Prof Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa pangan bukan sekadar…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung pelayaran muhibah KRI Bima…