Presiden Joko Widodo (net)
MONITOR, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI belakangan ini terus disorot. Bahkan, karena menerbitkan sejumlah aturan menjanggal terkait debat visi misi capres cawapres, KPU jadi bahan bully-an masyarakat Tanah Air.
Melihat kondisi ini, Presiden Joko Widodo mengaku prihatin. Sebagai penyelenggara Pemilu, Jokowi meminta agar semua pihak mendukung KPU. Ia pun meminta aparat untuk bertindak tegas kepada siapapun yang ingin melemahkan dan mendelegitimasi KPU.
“Jadi kalau ada orang-orang, ada pihak-pihak yang ingin melemahkan, mendelegitimasi itu saya sudah sampaikan ke Kapolri untuk tegas,” tegas Jokowi, kepada wartawan, Rabu (9/1).
Sebelumnya Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menengarai adanya upaya-upaya penggiringan secara sistematis menuju kepada arah dimana publik digiring menuju arah tidak percaya kepada penyelenggara pemilu.
Moeldoko menunjuk penyebaran berita-berita bohong atau hoaks yang menurutnya dilakukan secara sistematis, tidak secara sporadis, dengan arah yang sudah jelas.
Ia mengingatkan, bahwa demokrasi tidak boleh diciderai oleh siapapun karena semua menginginkan bahwa demokrasi dari waktu ke waktu semakin sehat, semakin baik. Untuk itu, Moeldoko meminta semuanya harus bermain pada ruleyang benar.
“Saya ingatkan jangan main-main. Tapi kalau masih main-main saya juga punya mainan,” tegas Moeldoko.
MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menegaskan pentingnya keseimbangan antara keamanan…
MONITOR, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dicegah sebelum meluas, bukan baru ditangani…
MONITOR, Jakarta - Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) meminta DPR dan pemerintah tidak membiarkan polemik pemakzulan…
MONITOR, Jakarta - Indonesia memiliki potensi ekonomi kelautan yang diperkirakan mencapai 1,4 triliun dolar AS…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat 10 dalam ajang Danantara…