Presiden Joko Widodo (net)
MONITOR, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI belakangan ini terus disorot. Bahkan, karena menerbitkan sejumlah aturan menjanggal terkait debat visi misi capres cawapres, KPU jadi bahan bully-an masyarakat Tanah Air.
Melihat kondisi ini, Presiden Joko Widodo mengaku prihatin. Sebagai penyelenggara Pemilu, Jokowi meminta agar semua pihak mendukung KPU. Ia pun meminta aparat untuk bertindak tegas kepada siapapun yang ingin melemahkan dan mendelegitimasi KPU.
“Jadi kalau ada orang-orang, ada pihak-pihak yang ingin melemahkan, mendelegitimasi itu saya sudah sampaikan ke Kapolri untuk tegas,” tegas Jokowi, kepada wartawan, Rabu (9/1).
Sebelumnya Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko menengarai adanya upaya-upaya penggiringan secara sistematis menuju kepada arah dimana publik digiring menuju arah tidak percaya kepada penyelenggara pemilu.
Moeldoko menunjuk penyebaran berita-berita bohong atau hoaks yang menurutnya dilakukan secara sistematis, tidak secara sporadis, dengan arah yang sudah jelas.
Ia mengingatkan, bahwa demokrasi tidak boleh diciderai oleh siapapun karena semua menginginkan bahwa demokrasi dari waktu ke waktu semakin sehat, semakin baik. Untuk itu, Moeldoko meminta semuanya harus bermain pada ruleyang benar.
“Saya ingatkan jangan main-main. Tapi kalau masih main-main saya juga punya mainan,” tegas Moeldoko.
MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kembali menuai kritik. Jaringan Pemantau…
MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…
MONITOR, Bangka Belitung – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Mbah Sarmidi Mangunwilogo Cokrodiningrat,…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…
MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…
MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…