M Rahul Sayangkan Kebakaran Hutan Di Rokan Hilir

MONITOR, Rokan Hilir – Tahun 2019 menjadi tahun yang panas bagi bangsa Indonesia. Tahun ini merupakan tahun hajatan elektoral yang sudah pasti panas, dimana perebutan kursi di setiap daerah sampai pusat digelar ditahun ini. Kosekuensi dari hajatan yang sudah pasti memerlukan modal, kerap kali alam menjadi korban demi pemenuhan modal tersebut.

Belum genap satu pekan kita memasuki tahun 2019, sejumlah lahan terbakar di Kabupaten Rohil. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, setidaknya 15 hektare lahan gambut di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir terbakar awal 2019 ini. Kebakaran tersbut terjadi dalam tiga hari terakhir dan hingga kini masih terus berupaya dipadamkan, (4/1/2019).

Menanggapi hal tersebut Calon Anggota Legislatif DPR RI Dapil Riau I, M Rahul menyayangkan atas terjadinya insiden tersebut. “Riau ini termasuk daerah yang seringkali menjadi pemberitaan kawasan kebakaran hutan dan lahan. Harus segera diambil langkah strategis agar tidak terjadi insiden semacam ini” ucapnya kepada awak media di Rohil, (6/1/2019).

Selain itu Caleg dari Partai Gerindra ini menambahkan perlunya kesadaran bersama dan kerja bersama agar kebakaran seperti ini tidak terulang setiap tahun.

“Tahun lalu (2018), Pemprov Riau menetapkan status siaga Karhutala di awal Januari setelah insiden kebakaran melanda secara masif di beberapa kabupaten dan kota di Riau. Kita berharap tahun ini mengalami perbaikan lah bahkan kalau bisa jangan ada lagi kasus kebakaran hutan” tambahnya.

Sebelumnnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi sebanyak empat titik panas yang mengindikasikan adanya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan tingkat kepercayaan diatas 50 persen di Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau.

“Semoga tahun 2019 ini, meskipun suhu politik kita memanas, hutan dan lahan kita tetap sejuk dan tidak ikut memanas apalagi terbakar” tandasnya.