MONITOR, Sukabumi – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menerjunkan tim ke lokasi longsor di Dusun Garehong, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, untuk melakukan kajian gerakan tanah.
“Kami menerjunkan tim untuk mengevaluasi bencana di sekitar lokasi terhadap potensi longsoran susulan,” ujar Kepala PVMBG, Kasbani, seperti diwartakan Antara, Selasa (1/1/2019).
Ia menuturkan, tim akan melakukan pemetaan terhadap kondisi lingkungan di sekitar area bencana. Apalagi, area Cisolok masuk dalam area rawan terjadi gerakan tanah.
Lebih lanjut ia menegaskan, tim juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta aparat pemerintah daerah agar lebih siap menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi kapan saja.
“Kami akan memberikan rekomendasi teknis penanggulangan di daerah bencana,” kata Kasbani.
Menurutnya, berdasarkan peta potensi gerakan tanah, sebagian besar wilayah Kabupaten Sukabumi masuk dalam zona kerentanan gerakan tanah menengah hingga tinggi. Artinya, daerah tersebut dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal.
“Terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, lereng,” ujarnya.
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menekankan pentingnya sistem…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti krisis air bersih yang semakin membesar…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) memperkenalkan Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PMAAS) melalui Edu…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Jabodetabek, untuk menghadiri…
MONITOR, Sorong Selatan – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim…
MONITOR, Kementerian Perindustrian proaktif mendukung pengentasan kemiskinan melalui pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) berbasis…