Ekonomi Bergejolak Sepanjang 2018, Ini Curhatan Sri Mulyani

1008
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

MONITOR, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyadari berbagai gejolak ekonomi terus terjadi sepanjang tahun 2018. Mulai dari perdagangan global yang lesu, nilai tukar rupiah melesat tinggi hingga ancaman kejahatan perpajakan.

“Tahun 2018 bukanlah tahun yang mudah. Ekonomi global, harga komoditas, arus modal dan nilai tukar bergejolak tinggi, suku bunga global dan dalam negeri mengalami kenaikan; perdagangan global masih lesu dan tidak menentu, dan ancaman kejahatan perpajakan, penyelundupan narkoba, dan perdagangan illegal terus mengancam,” kata Sri Mulyani memaparkan kondisi pertumbuhan ekonomi di tahun 2018, Selasa (1/1/2019).

Tak hanya itu, bencana nasional juga turut mempengaruhi stabilitas perekonomian negeri ini. Namun hal itu, dikatakan dia, tidak menghentikan semangat jajaran Kementerian Keuangan untuk terus mengabdi.

“Bencana alam menimpa di beberapa daerah dan Kemenkeu juga mengalami musibah tewasnya 21 jajaran Kemenkeu dalam kecelakaan pesawat. Semua itu dapat menjadi alasan kita untuk patah semangat,” terangnya.

“Namun kita dan Indonesia tidak pernah menyerah! Indonesia bahkan menjadi tuan rumah event internasional bergengsi, baik Asian Games dan Para Games, dan Pertemuan Tahunan IMF/World Bank yang semuanya berjalan dan berhasil sukses. Dunia menghargai dan menghormati Indonesia,” pungkasnya.