BERITA

Waspada! Angin Kencang Berpotensi Terjadi saat Malam Tahun Baru

MONITOR, Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat yang akan merayakan malam tahun baru untuk waspada. Sebab, BMKG memprediksi cuaca berawan dan potensi terjadinya angin kencang akan terjadi pada malam pergantian tahun baru 2019 di DKI Jakarta dan sekitarnya.

“Peringatan dini: Waspada potensi angin kencang di wilayah DKI Jakarta,” tulis BMKG dalam siaran persnya, Senin 31 Desember 2018. Pada pagi hari, BMKG memperkirakan cuaca di DKI Jakarta berawan. Cuaca yang sama juga akan terjadi pada siang harinya kecuali di Jakarta Barat dan Jakarta Utara yang diprediksi diguyur hujan ringan.

Cuaca berawan kembali diperkirakan akan terjadi pada malam hari dan dini hari. Khusus untuk Kepulauan Seribu, cuaca pada dini hari diperkirakan hujan ringan. Suhu udara akan berkisar antara 24-32 derajat celcius. Sedangkan kelembapan udara berkisar antara 75-95 persen.

BMKG juga menyampaikan prakiraan cuaca di Jawa Barat pada hari ini. Secara umum, cuaca berawan terjadi di Jawa Barat pada pagi hari. Sementara pada siang dan sore hari, sebagian besar wilayah di Jawa Barat diperkirakan berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Bogor, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, Sumedang, Indramayu, Kuningan dan Cirebon.

Pada malam harinya, secara umum cuaca di Jawa Barat diprediksi berawan. Sedangkan kawasan Subang, Indramayu, Cirebon, Kuningan, Majalengka, Sumedang, dan Sukabumi diperkirakan akan diguyur hujan ringan. Pada dini hari, cuaca diperkirakan berawan.

BMKG juga menyampaikan peringatan dini kepada masyarakat Jawa Barat. BMKG meminta masyarakat waspada hujan disertai kilat di sejumlah wilayah tertentu. “Peringatan dini: Waspada potensi terjadinya hujan yang dapat di sertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Subang, Indramayu, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Cirebon antara sore hingga menjelang malam hari,” tulis BMKG.

Recent Posts

Dari Akuakultur hingga Bioteknologi, Prof Rokhmin tegaskan Laut Bisa jadi Mesin Indonesia Emas 2045

MONITOR, Surabaya - Indonesia tidak kekurangan sumber daya untuk menjadi negara maju. Persoalannya justru terletak…

5 jam yang lalu

IPW Desak Polri Usut Aktor Intelektual Provokator di Balik Kerusuhan Demo DPR

MONITOR, Jakarta – Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, mendesak aparat kepolisian untuk…

8 jam yang lalu

Kemenag Buka Pengajuan Bantuan Pendidikan Pesantren, Batas Akhir 4 September 2026

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Kemenag telah membuka pengajuan bantuan Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Keagamaan…

11 jam yang lalu

Alih Generasi dan Tantangan Sensus Pertanian, HKTI Lumajang Dorong Transformasi Smart Farming

MONITOR, Lumajang - Penurunan jumlah usaha pertanian di Kabupaten Lumajang dalam beberapa tahun terakhir menjadi…

13 jam yang lalu

Dokter Lulusan UIN Wajib Jadikan Profesi sebagai Jalan Pengabdian

MONITOR, Ciputat — Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., menegaskan bahwa profesi…

14 jam yang lalu

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

MONITOR, Banten – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun…

1 hari yang lalu