JABAR-BANTEN

Cegah Praktik Korupsi, Ferry Batara Komitmen bangun Sistem Anggaran Terbuka

MONITOR, Bekasi – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengembangan terdahap kasus korupsi penerimaan suap terkait pengesahan Rancangan APBD Provinsi Jambi TA 2017 dan 2018. Hasilnya KPK menetapkan 12 tersangka baru 11 diantaranya adalah pimpinan fraksi di DPRD Jambi dan satu tersangka lain dari pihak swasta.

Berdasarkan data KPK sejak 2004 hingga September 2018 telah menetapkan 911 tersangka korupsi, penyumbang paling banyak berasal dari anggota legislatif baik tinggat pusat hingga daerah.

Jumlah kerugian negara dari kasus korupsi yang terungkap medio 2015-2018 mencapai 9,09 Triliun Rupiah. Kasus korupsi berjamaah antara kepala daerah Jambi dan anggota DPRD hanya satu contoh dari lemahnya sistem legislasi di Indonesia yang rawan korupsi.

Menanggapi hal tersebut, Calon Anggota Legislatif DPR RI Dapil Jawa Barat VI Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ferry Batara menyebutkan fungsi anggara di legislatif menjadi ladang basah para politisi untuk meraup uang rakyat, praktek korupsi bisa subur di legislatif karena lemahnya sistem pengawasan perumusan anggaran.

“Kita kembali harus mengelus dada, para wakil rakyat bersekongkol untuk kepentingan pribadi dari uang rakyat Jambi, kita harus terus dukung upaya-upaya KPK untuk memberantas korupsi di Indonesia. Pemberantasan korupsi pada dasarnya harus dilakukan dari hulu ke hilir, tidak hanya pada pemberantasan saja, tapi juga membangun sistem pencegahan,” jelas Ferry Batara saat dimintai keterangan di Bekasi, Jumat (28/12/2018).

Tokoh muda Jawa Barat tersebut menambahkan perumusan anggaran salah satu proses yang rawan korupsi, pembangunan infrastruktur administrasi yang terbuka menjadi agenda mendesak lembaga legislatif di Indonesia, jika para politisi memang berkomitmen berantas korupsi bukan sebatas kampanye.

“Saya bersama PSI berkomitmen membangun sistem anggaran yang terbuka sebagai langkah pencegahan korupsi di legislatif, ini merupakan agenda mendesak kita semua, untuk benar-benar bekerja bagi rakyat,” tegasnya.

Recent Posts

Gandeng Menkeu, Menag Pastikan Dana Umat Dikelola Profesional

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pertemuan ini…

6 jam yang lalu

Tak Ada Pilihan Lain, Indonesia Harus Menjadi Pengendali Harga Nikel Dunia

MONITOR, Jakarta - Indonesia memiliki modal kuat untuk menjadi penentu harga nikel dunia dan meraup…

8 jam yang lalu

Kelola Dana Umat, Menhaj Irfan Yusuf: Haji 2026 Harus Bersih!

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penguatan…

9 jam yang lalu

Bantu Korban Bencana Sumut, Kemenag Beri Rp50 Juta per Masjid dan Musala

MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menyalurkan bantuan kepada lembaga keagamaan…

11 jam yang lalu

DPR Pertanyakan Nasib Perpusnas Usai Anggaran 2026 Dipangkas Drastis

MONITOR, Jakarta - Komisi X DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perpustakaan Nasional…

12 jam yang lalu

Kukuhkan 7 Profesor Baru, UIN Jakarta Kini Miliki 151 Guru Besar: Terbanyak di Lingkungan PTKIN

MONITOR, Tangerang Selatan – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mencatatkan sejarah baru dalam penguatan…

13 jam yang lalu