DAERAH

Hari Ibu, Hinca Panjaitan Ajak Masyarakat Beri Perlakuan Khusus Kepada Ibunda

MONITOR, Jakarta – Hari Sabtu (22/12/2018) ini jatuh sebagai Hari Ibu di Indonesia. Peringatan ini resmi ditetapkan oleh Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden RI Nomor 316 Tahun 1959.

Penetapan tanggal 22 Desember merujuk pada dimulainya pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia I yang dihelat tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, satu bulan setelah Kongres Pemuda II.

Kongres tersebut diikuti oleh 600-an perempuan, dari puluhan perhimpunan wanita yang terlibat. Antara lain seperti Wanita Utomo, Perempuan Syarikat Islam, Putri Indonesia, Wanita Katolik, Perempuan Jong Java, Muhammadiyah, dan seterusnya.

Hinca Panjaitan, Caleg DPR RI daerah pemilihan Sumatera Utara (Sumut) III periode 2019-2024, memperingati Hari Ibu dengan makna yang mendalam. Hinca menilai sosok seorang ibu adalah pendidik sejati yang tak dapat tergantikan dengan siapapun.

Dr. Hinca Pandjaitan XIII, SH,MH, ACCS

“Siapa yang mengenalkan dunia ini kepada kita? Mengajari kita sedari kecil, mulai dari makan, minum, berbicara, berjalan, belajar segala hal perlahan-lahan, semua tak lepas dari sentuhan tangannya. Ibu, sosokmu takkan tergantikan,” ungkap Hinca saat dimintai komentar, Sabtu (22/12/2018).

Tokoh nasional asli asal Asahan, Sumut ini mengajak masyarakat untuk memberi perlakuan khusus kepada ibunda saat peringatan Hari Ibu nasional ini. Kasih sayang kepada ibu harus ditunjukkan untuk kembali membesarkan hatinya di hari tua.

“Mari kita muliakan mereka. Sembilan bulan di perutnya, dirawatnya hingga besar, perhatian yang tiada putus sampai hari ini, cukup bagi kita untuk membahagiakan mereka. Hormat kita setiap hari, namun alangkah bahagianya jika di hari ibu ini ia turut merasakan cinta yang lebih dari anak-anaknya,” pungkas Sekjen DPP Partai Demokrat tersebut.

Meski malang melintang di pentas politik nasional, Hinca yang juga mantan Plt. Ketua Umum PSSI dikenal sering pulang kampung menemui sang ibu. Ibunya hingga kini diketahui masih tinggal di Asahan, Sumatera Utara.

Recent Posts

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

3 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

5 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

9 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

10 jam yang lalu

Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Jadi Pencipta Solusi melalui Kewirausahaan

MONITOR, Bandung - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa mengembangkan…

10 jam yang lalu

Panen Demplot ExtraGen di Malang Tembus 12,5 Ton per Hektare, Pemkab Siapkan Pengembangan Lebih Luas

MONITOR, Malang - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang bersama PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168)…

1 hari yang lalu