ENERGI

Lagi, Kementerian ESDM Resmikan Sumur Bor di Kendal

MONITOR, Kendal – Kementerian Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali meresmikan sumur bor untuk tiga daerah sulit air di Jawa Tengah. Ketiga sumur tersebut dibangun tahun 2018 dan terletak di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang. Dua sumur terletak di Kabupaten Kendal, yaitu di Desa Sidodadi, Kec. Patean dan Desa Kedunggading, Kec. Ringinarum. Sementara satu sumur terletak di Desa Ujung-ujung, Kec. Pabelan, Kabupaten Semarang.

“Air merupakan kebutuhan pokok yang harus dipenuhi, baik untuk konsumsi dan kebutuhan hidup lainnya. Namun demikian tidak dapat dipungkiri, masih banyak daerah-daerah di Indonesia yang masih mengalami kesulitan air bersih, baik karena kondisi alam, maupun karena terbatasnya kemampuan pendanaan masyarakat untuk memperoleh air,” jelas Inspektur V Kementerian ESDM, Murdo Gantoro saat meresmikan ketiga sumur tersebut di lokasi Sumur Bor di Dusun Manggung, Desa Sidodadi, Kabupaten Kendal, Jumat (14/12).

Oleh karenanya, lanjut Murdo, Badan Geologi Kementerian ESDM yang memiliki tugas di bidang air tanah membantu masyarakat dalam penyediaan sarana air bersih melalui pengeboran air tanah dalam di daerah sulit air di seluruh wilayah Indonesia.

“Sampai dengan semester III tahun 2018, Badan Geologi, Kementerian ESDM telah berhasil membangun sebanyak 1.908 unit sumur bor yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan kapasitas debit air bersih mencapai sekitar 120 juta m3/tahun, yang dapat melayani kurang lebih 5,5 juta jiwa” ujar Murdo.

Sumur bor tersebut lanjut Murdo, tersebar di 33 provinsi dan 312 kabupaten. Untuk Kabupaten Kendal sendiri telah berhasil dibangun 5 unit sumur bor, tersebar di 5 kecamatan dan 5 desa, dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 341 ribu m3 per tahun dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi 15.500 jiwa penduduk.

Sementara untuk Kabupaten Semarang, telah dibangun 9 unit sumur bor, yang tersebar di 6 kecamatan dan 9 desa. Kapasitas produksi air bersih dari sumur tersebut mencapai 500 ribu m3 per tahun dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk sebanyak 22.700 jiwa penduduk.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Kendal, Mirna Annisa dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Kendal Bidang Keuangan Perekonomian dan Pembangunan, Tjipto Wahjono, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pembangunan sumur bor di daerah sulit air di Kabupaten tersebut.

“Kebutuhan air bersih bagi masyarakat adalah hal yang sangat mendesak serta merupakan kebutuhan yang penting dan vital. Mudah-mudahan keberadaan sumur bor ini akan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat” ungkap Mirna.

Bupati juga mengharapkan agar penduduk dapat merawat dan mengelola sumur bor ini dengan baik agar awet dan bermanfaat secara menerus.

Recent Posts

Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN 2026 Kian Kompetitif, 143 Ribu Pendaftar Berebut Kursi Kampus Islam Berkelas Dunia

MONITOR, Surabaya – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) semakin menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi utama…

3 menit yang lalu

201 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Regional Nusantara, Naik 10,14 Persen

MONITOR, Jakarta – Arus lalu lintas di sejumlah ruas tol yang dikelola Jasamarga Nusantara Tollroad Regional…

24 menit yang lalu

DPR RI dan Parlemen Inggris Perkuat Diplomasi Konservasi

MONITOR, Jakarta – DPR RI menerima kunjungan delegasi United Kingdom All-Party Parliamentary Group (APPG) on…

4 jam yang lalu

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan…

16 jam yang lalu

GNTI Salurkan Bibit Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Serang - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian…

20 jam yang lalu

Lonjakan Arus Libur Paskah 2026, Jasa Marga Catat 210 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

MONITOR, Jakarta – Momentum libur panjang Wafat dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) mendorong peningkatan signifikan volume…

20 jam yang lalu