Gelar JMCC, Cara PT JSB Kenalkan Tol Batang-Semarang

Jasa Marga Cycling Club (JMCC)

MONITOR, Semarang – PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) selaku kelompok usaha dari Jasa Marga melakukan kegiatan gowes bareng Jasa Marga Cycling Club (JMCC) di sepanjang Jalan Tol Batang-Semarang, Sabtu (15/12).

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengatakan kegiatan JMCC dilakukan untuk memperkenalkan Jalan Tol Batang Semarang kepada masyarakat Semarang dan sekitarnya.

“Kegiatan ini menjadi waktu yang bisa kita manfaatkan untuk melakukan gowes, karena pada tanggal 20 Desember 2018, Jalan Tol Batang-Semarang ini akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia,” ujar Desi Arryani

Ia juga berpesan, setelah jalan tol ini beroperasi secara penuh, para pengguna jalan harus sangat memperhatikan batas laju kendaraan, dikarenakan ruas tol Batang-Semarang memiliki jalan yang panjang.

“Jadi di sini faktornya bukan karena macet, tapi menjaga kecepatan, patuhi rambu-rambu, siapkan kondisi kendaraan dan jaga keselamatan.,” ujarnya.

Sementara itu Arie Irianto juga menjelaskan, acara gowes ini sudah direncakan sejak lama, namun sempat tertunda mengingat masih pengerjaan jalan tol masih dalam proses pembangunan. ”Jadi semula awalnya di jadwalkan bulan Oktober, mundur ke Desember,” ucapnya.

Secara keseluruhan, proses pengerjaan proyek Jalan Tol Batang-Semarang sudah mencapai 100%. Sebelumnya, jalan tol dengan panjang keseluruhan 75 km ini telah melakukan uji laik operasi dan laik fungsi.

Jalan Tol Batang-Semarang terbagi menjadi lima seksi, yakni seksi 1 Batang-Batang Timur (3,20 Km), seksi 2 Batang Timur-Weleri (36,35 Km), seksi 3 Weleri-Kendal (11,05 Km), seksi 4 Kendal-Kaliwungu (13,50 Km), dan seksi 5 Kaliwungu-Krapyak (10,10 Km). Proyek jalan tol ini memiliki 5 simpang susun dan 49 Underbridge, 26 Overpass dan 10 Underpass.

Nantinya, jalan tol ini menyambungkan tiga kota di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, dan Kota Semarang. Keberadaan jalan tol ini mampu memangkas waktu tempuh sekitar satu jam lebih cepat bila dibandingkan dengan jalur yang telah ada sebelumnya.