MEGAPOLITAN

DPRD DKI Tuding Anies Pake Dana Siluman Bangun JPO

MONITOR, Jakarta – Kalangan wakil rakyat Jakarta menuding kalau Gubernur Jakarta Anies Baswedan menggunakan anggaran siluman dalam membangun tiga jembatan penyeberangan orang (JPO). Pasalnya, para politisi Kebon Sirih ini menyebut dana yang digunakan dalam membangun JPO tersenut tak ada dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Saya heran itu anggaran Rp 118 miliar yang digunakan Anies untuk membangun JPO pake anggaran apa. Soalnya kami sudah cek di APBD gak ada tuh anggaran untuk membangun tiga JPO itu,” ungkap Wakil Ketua DPRD Jakarta M, Taufik kepada MONITOR, Jumat (7/12).

Selain anggaran pembangunan JPO tersebut tak ada dalam APBD, Taufik pun mengatakan kalau duit yang digunakan Anies untuk membangun tiga JPO tersebut nilainya cukup fantastis.

“Bangun tiga JPO aja kok bisa ngabisin duit ratusan miliar. Emang tiang-tiangnya dilapisi emas?,” tanya Taufik.

Oleh karenanya Taufik, kalau proyek pembangunan JPO tersebut banyak yang tidak beres. Akhirnya Taufik pun meminta pembangunan proyek JPO dilaksanakan secara transparan.

“Jika pembiayaan dari CSR, segera umumkan CSR mana? dan jika dari APBD juga segeralah ditunjukan, karena berdasarkan pengecekan yang kami lakukan, pembiayaan proyek tiga JPO memang tidak kami temukan,” tegasnya.

Politisi Gerindra ini meyakini kalau Anies, mendapatkan laporan yang tidak benar dari anak buahnya mengenai perencanaan dan pembiayaan proyek JPO itu.

“Karena, jika gubernur mengetahui ada yang tidak tepat dalam pembiayaan, pasti akan ditolak,” tandasnya.

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Bina Marga memulai pembangunan tiga jembatan penyeberangan orang kekinian. Pembangunan rencananya akan berlangsung hingga 31 Desember 2018.

Tiga JPO tersebut mengusung konsep kekinian dengan fitur-fitur mewah. Selama direvitalisasi, tiga JPO tersebut ditutup bagi para pejalan kaki. Halte bus Transjakarta di Bundaran Senayan dan Polda Metro Jaya juga akan dinonaktifkan.

Lokasi JPO itu sendiri di antaranya ada di JPO Polda Metro Jaya, JPO Gelora Bung Karno, dan JPO Ratu Plaza.

Recent Posts

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

15 jam yang lalu

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

19 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

20 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

1 hari yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

1 hari yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

1 hari yang lalu