Seusai salat jumat, para aksi PA 212 dan sejumlah ormas lainnya turun ke jalan. (Foto: dok twitter)
MONITOR, Jakarta – Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Ustadz Slamet Ma’arif menjamin ajang reuni PA 212 akan berjalan tertib, sehingga tidak perlu pengerahan pasukan secara berlebihan.
Dirinya menilai, adanya pengerahan pasukan di kawasan Monas, Jakarta Pusat karena diduga ada yang panik. Meski demikian, dugaan tersebut diungkapkan Slamet Ma’arif bisa saja salah.
Sebab, pada hari Jumat 30 November 2018 acara reuni 212 bersamaan dengan kegiatan Apel Kesiapan Tahunan dengan tema “Jiwa Raga TNI untuk Bangsa dan Negara.”
“Apel akan dipimpin Panglima TNI. Selain itu, juga ada pameran alat utama sistem pertahanan (alutista) di Monas. Jadi acaranya bersamaan. Kita positif, keberadaan aparat keamanan tersebut bisa mengamankan acara reuni 212. Sehingga acara reuni 212 yang akan dihadiri sekitar 1 juta umat Islam dari berbagai daerah bisa berjalan lancar, aman dan damai tanpa ada hambatan apapun,” ujarnya, Kamis 29 November 2018.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mengajukan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp5.872.189.200.000 untuk…
MONITOR, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman resmi dilantik sebagai anggota Dewan Energi…
MONITOR, Jakarta - Nahdlatul Ulama akan berusia 100 tahun pada Sabtu, 31 Januari 2026. Tepat…
MONITOR, Bandung Barat - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turun langsung ke Kecamatan Cisarua,…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN)…