DPRD DKI Ribut saat Rapat Banggar, Ini Imbasnya

1004
Ketua DPRD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta – Aksi tak terpuji yang dilakukan pimpinan DPRD Jakarta yang ribut saat rapat pembahasan anggaran di Gedung DPRD Jakarta, Senin (26/11), diprediksi bakal berdampak terhadap jalannya pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2019.

Ketua DPRD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, akibat keributan yang terjadi saat rapat Badan Anggaran (Banggar) tersebut, pihaknya belum bisa memastikan kapan pembahasan anggaran akan dilanjutkan kembali.

“Wah saya gak tahu deh dan belum bisa memastikan kapan rapat anggaran bisa dilanjutkan,” ujar Prasetio kepada MONITOR.

Pras, panggilan akrab Prasetyo, mengakui ada beberapa pembahasan anggaran yang perlu diselesaikan, diantaranya adalah pembahasan anggaran komisi D yang terhenti karena adanya insiden keributan.

Tak hanya itu, Pras juga mengaku, dirinya sampai saat ini masih memikirkan peristiwa keributan yang terjadi di rapat Banggar antara dia dengan Wakil Ketua DPRD Jakarta dari Fraksi Demokrat Ferial Sofyan.

“Pokoknya saya gak tahu kapan rapat anggaran dilanjut,” tegas Pras.

Ditempat yang sama, Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Jakarta, Yuliadi mengatakan, kalau pihaknya berharap keributan antara pimpinan dewan saat pembahasan anggaran tidak menghambat proses pembahasan anggaran selanjutnya.

“Bukan apa-apa pengesahan APBD 2019 kan harus tepat waktu jangan sampai molor. Kalau molor kan yang kasihan warga Jakarta,” terangnya.

Yuliadi pun berharap pengesahan APBD DKI 2019 bisa diketok palu akhir bulan November.

Seperti diketahui, sikap tak terpuji diperlihatkan para wakil rakyat Jakarta, Para politisi Jakarta ini ribut saat mereka menggelar rapat Badan Anggaran (Banggar) dalam membahasa anggaran untuk tahun 2019 mendatang.

Yang menarik, keributan saat membahas rapat anggaran ini hampir diwarnai adu jotos para pimpinan dewan yang saat itu memimpin rapat.

Informasi yang dihimpun MONITOR keributan terjadi saat rapat banggar memasuki pembahasan anggaran komisi D. Entah tidak setuju dengan usulan anggaran yang diusulkan dalam rapat, tiba-tiba salah seorang pimpinan dewan yakni Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Demokrat Ferial Sofyan marah.

Kemarahan Ferial ditunjukan dengan menggebrak meja pimpinan. Ketua DPRD Jakarta Prasetyo Edi Marsudi yang juga hadir dalam rapat tersebut merasa tersinggung dengan sikap Ferial.

Sebagai Ketua Dewan, Pras mengingatkan Ferial agar menjaga sikap ketika sidang berlangsung. Rupaya Ferial tak terima ditegur oleh Pras, keributan berlangsung. Untungnya keributan yang hampir diakhiri adu jotos itu dapat dilerai oleh peserta rapat.