STORI

Teka-teki Tak Berujung Pembunuhan Presiden AS John F Kennedy

MONITOR – Nama John Fitzgerald Kennedy, atau yang beken disapa John Kennedy tentu tak asing lagi di telinga kita. Pria yang pernah menjabat sebagai Presiden ke-35 Amerika Serikat ini hanya memimpin Negeri Paman sam dalam kurun waktu cukup singkat, yakni tiga tahun sejak Januari 1961 hingga November 1963 . Meski demikian, ia banyak menelurkan berbagai kebijakan yang cukup fenomenal semasa hidupnya.

Kennedy merupakan satu-satunya presiden Amerika, non Protestan, dan presiden termuda setelah Theodore Rosevelt. Ia juga disebut-sebut sebagai presiden pertama yang lahir di abad ke-20.

Semasa memegang kekuasaannya sebagai Pemimpin AS, pria asal Brookline, Massachusetts, ini banyak membuat kebijakan dan mengalami perlbagai macam peristiwa bersejarah. Diantaranya Invasi Teluk Babi, Krisis Rudal Kuba, Perlombaan Antariksa—dengan memulai Proyek Apollo (yang berpuncak pada pendaratan di Bulan) pembangunan Tembok Berlin, Gerakan Hak-Hak Sipil Afrika-Amerika, hingga tahap-tahap awal Perang Vietnam.

Kekuasaannya tak bertahan lama. Kennedy dibunuh saat melakukan kunjungan politik ke Texas untuk meredam pergolakan internal Partai Demokrat antara kader liberal Ralph Yarborough dan Don Yarborough (tidak ada hubungan keluarga) dan kader konservatif John Connally. Penembakan itu terjadi di Dallas, Texas, Jumat, 22 November 1963 pukul 12:30 Waktu Standar Tengah hari.

Peristiwa berdarah itu sangat mengerikan. Kennedy ditembak sekali di tenggorokan, satu peluru menembus punggung atasnya, dan satu tembakan mematikan di kepala. Kennedy lalu dilarikan ke Parkland Hospital untuk mendapat perawatan darurat. Akan tetapi nyawanya tak tertolong. Oleh pihak Rumah sakit, Kennedy dikabarkan meninggal dunia pukul 13:00.

Dalam buku Reclaiming History: The Assassination of President John F. Kennedy yang ditulis Vincent Bugliosi (2007), disebutkan bahwa misa requiem diadakan untuk Kennedy di Cathedral of St. Matthew the Apostle pada tanggal 25 November 1963. Setelah itu, jasad John F. Kennedy dikuburkan di lahan pemakaman kecil (20 x 30 kaki) di Pemakaman Nasional Arlington. Dalam kurun 3 tahun, (1964–66), sekira 16 juta orang telah mengunjungi makamnya. Tanggal 14 Maret 1967, jasad Kennedy dipindahkan ke lahan pemakaman dan nisan permanen di Arlington.

Sementara itu, Lee harvey Osward, pria yang dituduh sebagai pelaku pembunuhan Kennedy ditangkap oleh seorang polisi lokal. Osward yang merupakan karyawan Texas School Depository ini diduga telah menembak Kennedy dari atas gedung depositori tersebut. Namun ia mengklaim bahwa dirinya adalah ‘kambing hitam’. Sayangnya, ia dibunuh oleh Jack Ruby sebelum diperiksa dan diadili oleh pengadilan.

Meninggalnya John Kennedy masih menyisakan teka-teki. Untuk itu, Presiden Lyndon Johnson, penggantinya, membentuk Komisi Warren—dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung Earl Warren—untuk menyelidiki pembunuhan ini. Komisi Warren menyimpulkan Oswald sebagai pembunuh tunggal. Akan tetapi, publik tidak percaya dengan hasil penyelidikan ini. 66 Persen warga Amerika menduga ada konspirasi dibalik pembunuhan Presiden Kennedy.

Recent Posts

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

5 jam yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

1 hari yang lalu

Kuasa Hukum UIN Jakarta: Penataan SIP Pamulang Bagian dari Pengamanan Aset Negara

MONITOR, Jakarta - Kuasa Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Alwanih, S.H., M.H., menegaskan penataan dan…

1 hari yang lalu

Jelang ESDP 2027, Kemnaker dan IM Japan Perkuat Kesiapan Peserta Pemagangan Indonesia

MONITOR, Tokyo – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama International Manpower Development Organization (IM Japan) membahas kesiapan…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM Pastikan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana Sumatera Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman memastikan Bantuan Presiden…

2 hari yang lalu

Danantara Indonesia Tinjau Integrasi Tiga Pilar Layanan Jasa Marga untuk Tingkatkan Customer Experience

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…

2 hari yang lalu