Manfaatkan Simbol AHY, Demokrat DKI Target Raih 50 Persen Suara Milenial

rapat kordinasi daerah (rakorda) di Kantor DPD Partai Demokrat Jakarta, Jalan Bambu Apus, Jakarta Timur, Minggu 18 November 2018. (Foto: Asep/monitor)

MONITOR, Jakarta – DPD Partai Demokrat Jakarta punya ambisi besar untuk bisa meraih suara milenial di Ibukota. Tak tanggung-tanggung, partai yang dibentuk mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhonyono (SBY) ini menargetkan meraih 50 persen suara milenial.

“Kami punya sosok Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang bisa kami jadikan sebagai simbol untuk bisa meraih suara milenial tersebut,” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta Santoso kepada MONITOR di sela-sela acara rapat kordinasi daerah (rakorda) di Kantor DPD Partai Demokrat Jakarta, Jalan Bambu Apus, Jakarta Timur, Minggu 18 November 2018.

Menurut Santoso, dengan menyandang status Ibukota, tingkat pendidikan di Ibukota yang cukup tinggi, suara milineal ini sangat penting untuk bisa diraih dalam memenangkan suara Demokrat di Pemilu dan Pileg 2019 mendatang.

Widget Situasi Terkini COVID-19

Tak hanya itu, Santoso pun menegaskan kemenangan Demokrat di Jakarta menjadi harga mati. Menurutnya, dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang, target 15 – 20 persen suara di Jakarta harus tercapai. “Kita rebut kemenangan di DKI. Target 15 persen suara harus tercapai,” kata Santoso.

Untuk memenangkan Pileg 2019 nanti, menurutnya Partai Demokrat mengambil beberapa kebijakan, diantaranya memberikan reward and punishment kepada caleg dan kader partai yang berprestasi atau tak memberikan kontribusi bagi partai.

“Kita memberikan reward and punishment kepada caleg atau kader, sehingga memacu peran kader atau caleg untuk memenangkan Pemilu 2019,” ujarnya.

Dilain pihak, dirinya juga mewajibkan bagi kantor DPC dan jajarannya, hingga tingkat ranting untuk dijadikan pos komando (Posko) pemenangan caleg di DKI Jakarta. Dengan catatan caleg yang berada di daerah pemilihan (Dapil) tersebut membantu operasional Posko.

“Saya wajibkan (kantor) DPC sampai ranting wajib menjadi posko kemenangan, nanti DPC dan ranting harus ramai dengan atribut Demokrat. Dan operasional, setiap caleg berkewajiban membantu posko tersebut,” tutur Ketua Komisi C DPRD DKI itu.

Sementara Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Nachrowi Ramli menegaskan, Partai Demokrat berupaya keras dalam pemenuhan target 15 persen suara. Saat ini suara Partai Demokrat di legislatif sebanyak 10 kursi. “Yang penting tugas target 15 persen, menang di Pileg. Kemudian baru Pilpres,” tegas Nachrowi.

Dirinya menghimbau, agar Ketua DPC dan PAD harus melakukan skala prioritas untuk memenangkan Partai Demokrat di Jakarta. Maka dengan terpenuhinya target kursi di legislatif, maka akan mudah memilih gubernur dan wakilnya.