HEADLINE

Jokowi tegaskan MRT Jakarta siap beroperasi

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencoba kereta mass rapid transit (MRT) Jakarta dari Stasiun Bundaran Hotel Indonesia ke Stasiun Lebak Bulus.

Dalam kesempatan itu, Jokowi memastikan MRT Jakarta siap beroperasi Maret 2019. Sementara, Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 akan digelar serentak pada 17 April 2019.

“Kita telah sama-sama mencoba MRT dari Bundaran HI sampai di Lebak Bulus sepanjang 16 km,” katanya di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta, Selasa 6 November 2018.

Jokowi berangkat dari Stasiun Bundaran HI pukul 09.15 dan tiba di Depo Lebak Bulus sekitar pukul 09.40. Menurut Jokowi, proyek tersebut sudah rampung 97 persen. “Kita harapkan nantinya di Maret 2019 sudah mulai operasional dengan uji coba terus, uji coba terus,” kata Jokowi.

Sepanjang perjalanan, Jokowi mengatakan kereta yang dinaikinya melaju dalam kecepatan sekitar 60 kilometer per jam. “Suaranya dapat dikatakan tidak ada bising. Tidak terdengar dan treatment sangat bagus sekali,” ujarnya.

Setelah fase 1 rampung, Jokowi meminta agar pembangunan MRT Jakarta fase 2 dari Bundaran HI hingga Ancol segera dimulai awal tahun depan, dan paralel dengan pembangunan Koridor Timur-Barat.

“Saya sampaikan, ke Pak Gubernur dan Menteri Perhubungan sudah saya minta dimulai, tentu saja atas persetujuan dengan DPRD DKI Jakarta,” ujarnya.

Sejumlah pejabat yang ikut uji coba MRT Jakarta bersama Jokowi, di antaranya Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi, dan Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar.

Empat bulan menjelang operasional, MRT yang menghubungkan Lebak Bulus – Bundaran HI itu sudah mencapai 97,08 persen. Saat ini sudah tersedia sembilan kereta di depo MRT yang berada di Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Rencananya, akan ada tambahan tujuh kereta menjelang pengoperasiannya secara komersil pada Maret 2019.

Proyek pengerjaan MRT Jakarta fase 1 telah dilakukan sejak Oktober 2013. Jalur kereta cepat sepanjang 16 kilometer itu menelan biaya sebesar Rp 16 triliun yang pendanaannya merupakan pinjaman dari Japan International Cooperation Agency (JICA).

Saat ini, jalur MRT fase 1 itu memiliki 13 stasiun yang terbentang dari Lebak Bulus ke Bundatan HI. Tiap stasiun akan memiliki tema yang berbeda-beda dan multifungsi.

Recent Posts

HUT ke-11 KCIC, Wamenaker Harap Alih Pengetahuan Whoosh ke SDM Lokal

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11…

4 menit yang lalu

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan dalam Ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan…

3 jam yang lalu

Kementerian UMKM Optimalkan Klinik UMKM Bangkit Percepat Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Tengah

MONITOR, Tapanuli Tengah - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengoptimalkan Klinik UMKM Bangkit…

4 jam yang lalu

Dirjen PE2HU: Expo UMKM Sulsel Harus Jadi Pintu Masuk Produk Lokal ke Pasar Haji Internasional

MONITOR, Gowa - Kementerian Haji dan Umrah mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)…

4 jam yang lalu

Kejahatan Ekologis: Karhutla, Hutan yang Hilang, Bencana yang Diwariskan

Oleh: Maria UlfaDosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris, Fakultas Adab & Humaniora,Universitas Islam Negeri (UIN)…

7 jam yang lalu

Menaker Minta Peserta Pelatihan Vokasi Bangun Portofolio, Bukan Sekadar Sertifikat

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) memanfaatkan pelatihan untuk…

21 jam yang lalu