Jokowi Berduka atas Meninggalnya Penyelam IDRT

1018
Presiden Joko Widodo

MONITOR, Jakarta – Meninggalnya Syachrul Anto, tim penyelam pada proses evakuasi pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT 610, membuat Presiden Joko Widodo turut bersimpati. Mengenai kabar duka itu, Jokowi mendoakan semoga keluarga korban tabah dalam menerima musibah.

“Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya Pak Syachrul Anto. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan,” kata Presiden di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/11).

Lebih jauh, Jokowi mengapresiasi peran dan kontribusi Syachrul yang sangat besar dalam proses pencarian dan evakuasi, baik korban maupun komponen-komponen pesawat seperti black box dan badan pesawat.

“Ada 859 aparat relawan dari semuanya ikut bersama-sama dalam rangka evakuasi, mencari black box, dan lain-lain yang sudah 5 hari ini kita lakukan, pagi, siang, malam. Kita harapkan tidak ada kejadian lagi penyelam yang meninggal di lapangan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Syachrul merupakan penyelam relawan dari Indonesian Diver Rescue Team (IDRT). Pria berusia 48 tahun itu meninggal dunia saat bertugas, pada Jumat, 2 November 2018.