ilustrasi pasar tradisional
MONITOR, Jakarta – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya akan merevitalisasi sebanyak 21 pasar tradisional yang ada di Ibukota.
“Revitalisasi 21 pasar tersebut dilakukan untuk mengembangkan pasar tradisional sehingga nantinya bisa menjadi pasar tradisional yang berkonsep modern dan bisa menghadapi kompetisi yang semakin ketat,” ujar Arief Nasrudin, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Kamis 1 November 2018.
Dijelaskan Arif, ke-21 pasar yang akan direvitalisasi tersebut di antaranya Pasar Minggu, Pasar Kebon Melati, Pasar Lontar Jakarta Pusat, Pasar Lontar Jakarta Utara, Pasar Jembatan Lima, dan Pasar Jembatan Besi.
Selanjutnya, Pasar Jelambar Polri, Pasar Radio Dalam, Pasar Mede, Pasar Pondok Labu, Pasar Karet Pendurenan, Pasar Mampang Prapatan, Pasar Kayu Putih, dan Pasar Rawamangun.
Revitalisasi akan dibagi menjadi beberapa bentuk, yaitu pasar rakyat yang diperuntukkan khusus kepada para pedagang. Selain itu, pasar ini juga akan dilengkapi beberapa fasilitas penunjang seperti adanya bioskop rakyat di beberapa pasar dan tempat distribusi.
Namun, untuk pasar yang lebih banyak komersialnya akan diintegrasikan dengan permukiman, rusunawa, rusunami, hotel, perkantoran, dan sebagainya.
“Ke depan revitalisasi akan dilakukan berupa pembangunan pasar yang berdiri sendiri (single use) atau pasar yang dikombinasi dengan fungsi lain (mixed use),” tandasnya.
MONITOR, Banten – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengh (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan pentingnya pengusaha…
MONITOR, Jakarta — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat berbagai program strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan…
MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…