ULASAN

Tempe Challenge ala Sandiaga Uno

MONITOR, Jakarta – Ukuran tempe saat ini laris jadi perbincangan banyak kalangan. Itu bermula saat calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, menyebut ukuran tempe setipis kartu ATM ketika blusukan. Dalam aksi blusukannya, Sandi menemukan ada tempe yang berukuran gawai jaman dulu (jadul), tablet, hingga setipis kartu ATM.

Pernyataan Sandi ini sempat viral dan menjadi statemen menohok bagi para pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Terlebih, kala itu nilai tukar Rupiah tengah anjlok menghadapi naiknya kurs dolar AS.

Jokowi pun tak langsung percaya. Belakangan, ia melakukan aksi blusukan ke beberapa pasaf tradisional. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun melakukan blusukan ke Pasar Suryakencana, Bogor, Jawa Barat, dan memborong tempe pada Selasa, 30 Oktober 2018 kemarin.

Saat meninjau para pedagang tempe, Jokowi mengatakan tempe yang dibelinya berukuran tebal, bahkan tak seheboh yang dikatakan Sandi seperti ukuran kartu ATM. Jokowi memastikan harga kebutuhan pokok terkendali, termasuk harga tempe.

“Tadi ngelihat sendiri ya, tebal (ukuran tempenya),” ujar Jokowi.

Sontak, aksi blusukan Jokowi pun menuai komentar balik dari Sandiaga. Konglomerat berdarah Gorontalo ini lantas mengajak Jokowi untuk berlomba mencari bentuk tempe di seluruh pasar di Indonesia.

“Coba kita lihat bagaimana reaksi di seluruh wilayah di Indonesia, baik dari kunjungan Jokowi dan saya. Nanti kita berlomba-lomba melihat ukuran tempe,” kata Sandiaga.

Menurut Sandi, tempe bisa dijadikan salah satu bahasan pada Pemilihan Presiden 2019 karena merupakan makanan favorit di Indonesia.

“Sekarang kita lakukan pencarian tempe seperti apa ke depan. Ini menarik, karena kita mengerucutkan pemilu ini ke satu diskursus ke makanan yang paling favorit di Indonesia,” tambahnya.

Recent Posts

Kebuntuan Arah Pembangunan Indonesia di Tengah Distorsi Program Populis dan Keterpurukan Moneter

Oleh:Ramadhan, M.A.(Ketua PB PMII Bidang Ekonomi dan Investasi) Pemerintahan era baru selalu datang dengan janji…

7 jam yang lalu

Benarkah Hantavirus Bisa Jadi Pandemi Baru? Ahli Epidemiologi UIN Jakarta Beri Penjelasan dan Imbauan Penting

MONITOR, Ciputat – Kemunculan informasi mengenai Hantavirus yang ramai diperbincangkan di media sosial memunculkan kekhawatiran…

8 jam yang lalu

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

10 jam yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

10 jam yang lalu

Komisi XI DPR: UU P2SK yang Baru Perkuat Tata Keuangan RI di Tengah Kemajuan Zaman

MONITOR, Jakarta - DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

10 jam yang lalu

Warga Sangihe Terisolasi Akibat Gempa Dahsyat di Sulut, Puan Dorong Ketangguhan Bencana di Pulau Terluar

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah segera menjangkau masyarakat terdampak gempa…

10 jam yang lalu