PERISTIWA

Sedih dan Haru selimuti Keluarga Korban Lion Air JT 610 di RS Polri

MONITOR, Jakarta – Sedih dan haru. Begitulah suasana yang terekam di posko DVI Rumah Sakit Bhayangkara Polri yang dipenuhi para keluarga korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 160 rute Jakarta-Pangkal Pinang.

Dari pantauan MONITOR hingga Rabu (31/10/2018) para keluarga korban nampak berkumpul menunggu antrean untuk dilakukan visum berupa tes DNA dalam proses identifikasi korban.

Beberapa diantara mereka masih terus menangis, sedangkan yang lainnya nampak sedih dan lelah dengan tatapan mata kosong. Mereka hanya bisa pasrah seraya berharap ada keajaiban anggota keluarga mereka yang ada dalam peswat nahas tersebut bisa selamat.

Berikut cuplikan videonya :

Recent Posts

Panen Demplot ExtraGen di Malang Tembus 12,5 Ton per Hektare, Pemkab Siapkan Pengembangan Lebih Luas

MONITOR, Malang - Pemerintah Daerah Kabupaten Malang bersama PT Indoraya Mitra Persada 168 (IMP 168)…

11 jam yang lalu

Kemenag RI Turun Tangan di GKPI Mauk Sepatan, Gembok Dikembalikan dan Jamin Kebebasan Beribadah

MONITOR, Tangerang — Kementerian Agama RI melalui Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar, turun…

22 jam yang lalu

Produksi Padi dan Cabai Bogor Meningkat dalam Demplot Aplikasi Pupuk Hayati ExtraGen

MONITOR, Bogor - Produksi padi di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor meningkat hingga mencapai 9 ton…

1 hari yang lalu

GNTI Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Kampung Nelayan Kalibaru

MONITOR, Jakarta - Ratusan warga Kampung Nelayan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, mendapat layanan pemeriksaan kesehatan…

1 hari yang lalu

Hari Perdamaian Internasional: Palestina, Krisis Kemanusiaan, dan Dunia yang Tak Lagi Terusik

Oleh: Maria UlfaDosen Sastra Inggris, Fakultas Adab & HumanioraUniversitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM dan UI Perkuat Sinergi Kewirausahaan Berbasis Inovasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan…

2 hari yang lalu