MEGAPOLITAN

PKS tak ridho kursi Wagub DKI jatuh ke tangan Gerindra

MONITOR, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) rupaya, masih berkeyakinan kalau Kursi Wakil Guberbur (Wagub) Jakarta adalah jatahnya. Melalui Sekertaris DPW PKS Jakarta, Agung Yulianto mengatakan, kalau PKS tak ridho kalau kursi Wagub Jakarta jatuh ke tangan Partai Gerindra.

“Kita tunggu tanggal mainya. Yang jelas PKS sampai sekarang masih menunggu Gerindra untuk menunaikan janjinya,”ungkap Agung saat dihubungi wartawan.

Agug yang juga salah satu figur yang bakal didorong PKS untuk menjadi Wagub Jakarta menyebutkan, kalau PKS tak mau mengomentari soal adanya nama Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta M Taufik yang akan didorong Gerindra untuk jadi Wagub dan menjadi pesaing PKS.

“Saya gak mau ngurusin dapur orang ya. Yang jelas kami PKS tetap meyakini Gerindra akan menjalankan komitmennya untuk memberikan jatah kursi Wagub DKI kepasa kami,” tegasnya.

Recent Posts

Kemenag Gelar Istighasah Daring, Doakan Keselamatan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama malam ini menggelar Istiqasah…

2 jam yang lalu

Rektor UIN Jakarta Ajak Civitas Academica dan Publik Jaga Negeri

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, mengajak seluruh civitas academica…

4 jam yang lalu

Respons Tuntutan Publik, Delapan Fraksi Sepakat Evaluasi Tunjangan DPR

MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…

8 jam yang lalu

Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dinonaktifkan dari DPR

MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…

9 jam yang lalu

GUSDURian Nilai Kapolri Gagal Bertanggung Jawab atas Kekerasan Aparat Terhadap Demonstran

MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…

9 jam yang lalu

NasDem Berhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…

9 jam yang lalu