DPRD DKI Minta Disparbud Jelaskan Aliran Dana untuk Ratna Sarumpaet

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Asiantoro

MONITOR, Jakarta – Kalangan wakil rakyat Jakarta rupanya masih penasaran terkait soal aliran dana yang diberikan kepada tersangka kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

Para politisi Kebon Sirih, khususnya komisi B, meminta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) untuk bisa menjelaskan aliran dana yang diberikan kepada Ratna Sarumpaet.

Sejumlah anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta meminta Plt Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Asiantoro untuk menjelaskan proses pemberian dana sponsor kepada aktifis senior Ratna Sarumpaet dalam bentuk tertulis maupun secara langsung.

Yang menarik pernyataan anggota komisi B tersebut terlintar sebelum rapat Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2019. “Ya, saya ditanya soal aliran dana buat Ratna Sarumpaet. Saya jelaskan semuanya,” kata Asiantoro, Rabu 17 Oktober 2018.

Dirinya pun mengatakan, kalau aliran Rp 70 yang diberikan Ratna Sarumpaet sudah sesuai dengan prosedur. “Bapak dan Ibu di dewan mungkin mau denger langsung kali dari saya, males baca koran, yang pasti sesuai prosedur kok, ada undangan, ada acaranya begitu,” jelasnya.

Terkait terbongkarnya kasus berita bohong Ratna Sarumpaet, Asiantoro mengaku sudah dua kali dimintai keterangan terkait pengajuan permohonan sponsor Ratna Sarumpaet kepada Pemprov DKI Jakarta.

Dalam pengajuannya, Ratna mengaku akan berangkat ke Chile untuk menghadiri acara The 11th Women Playrights International Conference 2018.

Pihak Polda Metro Jaya juga telah mendapatkan bukti berupa permohonan dana sponsor sebesar Rp70 juta yang diajukan oleh Ratna Sarumpaet kepada Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) DKI Jakarta terkait kunjungannya ke Chile.