NASIONAL

KPK Harus Jelaskan ke Publik soal Dugaan Suap Pejabat Polri

MONITOR, Jakarta – Situs indonesialeaks membeberkan temuan dugaan skandal suap yang melibatkan pejabat kepolisian republik Indonesia (Polri), Tito Karnavian berupa adanya pemusnahan barang bukti Buku bank bersampul merah atas nama Serang Noor IR dalam kasus korupsi yang menjerat Direktur CV Sumber Laut Perkasa Basuki Hariman dan anak buahnya Ng Fenny.

Kesimpulannya, barang bukti tersebut membeberkan tentang 68 transaksi catatan arus uang masuk dan keluar dalam mata uang rupiah, dolar Amerika, dan Singapura. Ada 19 catatan transaksi untuk individu yang terkait dengan institusi Kepolisian RI. Tertulis dalam dokumen itu bahwa nama Tito Karnavian tercatat paling banyak mendapat duit dari Basuki langsung tidak langsung.

Menanggapi kasus tersebut, Direktur Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengatakan agar tidak menjadi bola liar, KPK harus menjelaskannya secara transparan. “Jika kasus itu benar-benar ada, KPK harus menjelaskannya secara transparan, sehingga tidak menjadi bola liar yang tidak berujung,” katanya saat dihubungi MONITOR, Selasa (9/10).

“Jika kasus itu tidak ada, KPK juga harus menjelaskannya hingga tdk ada polemik dan membuat berbagai pihak saling mencurigai atau saling menuding. Artinya, bola ada di tangan KPK. Dan publik butuh ketegasan KPK,” tambahnya.

Namun terlepas dari ada atau tidaknya kasus itu, Neta mengaku heran kenapa kasus tersebut baru mencuat menjelang pilpres.

“Pertanyaannya kemudian, setelah sekian lama, kenapa kasus ini baru mencuat menjelang pilpres. Ada apa. Apa karena Tito sangat dekat dengan Kapolri sehingga ada pihak yang bermanuver untuk menjatuhkannya,” pungkasnya.

Recent Posts

Indonesia Swasembada Beras, Presiden Prabowo: Kita Bantu Dunia

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia telah resmi mencapai swasembada beras per…

1 jam yang lalu

Komitmen Layanan Haji 2026, Kemenhaj Gembleng Petugas Satu Bulan Penuh

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochammad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penyelenggaraan…

3 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Manajemen IKM Fesyen dan Kriya Lewat Program MANTRA

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus berkomitmen memperkuat fondasi manajemen usaha industri kecil dan menengah…

4 jam yang lalu

Torehkan Prestasi di 2025, KPK Dituntut Lakukan Ekspansi Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Peneliti Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK), Ahmad Hariri, mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan…

4 jam yang lalu

Zakat Profesi Kreator Digital Dinilai Jadi Peluang Strategis Ekonomi Syariah 2026

MONITOR, Jakarta - Wacana zakat profesi bagi kreator digital dinilai membuka peluang baru dalam penguatan…

5 jam yang lalu

Natal Nasional 2025, Menag Ajak Doakan Korban Bencana

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh jemaah Perayaan Natal Nasional 2025 untuk…

6 jam yang lalu