PERISTIWA

Proses Likuifaksi Tanah di Palu Bikin Merinding

MONITOR, Palu – Akibat bencana gempa bumi dan tsunami berkekuatan 7,4 SR di Donggala, Palu dan sekitarnya membuat lahan merata diantara puing-puing bangunan yang hancur.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menunjukkan gambaran proses likuifaksi tanah di Kota Palu berdasarkan hasil rekaman citra Satelit WorldView dengan resolusi pixel 0,5 meter.

Tampak jelas, rumah-rumah dan bangunan terseret oleh lumpur yang muncul akibat gempa dan menenggelamkannya.

Sutopo mengatakan, hingga kini Tim SAR terus bekerja melakukan evakuasi di daerah ini. “Korban terus ditemukan,” ujarnya, dalam laman Twitternya.

Recent Posts

SDN 01 Sukarukun Bekasi Perkuat Kompetensi Guru dalam Implementasi Kurikulum

MONITOR, Bekasi - Upaya peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada kurikulum yang diterapkan, tetapi juga…

2 jam yang lalu

Menaker: Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa tata kelola yang kuat menjadi fondasi peningkatan kualitas…

3 jam yang lalu

Kemenperin Perkuat Hilirisasi Industri Susu melalui Momentum Hari Susu Nusantara 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan industri susu nasional melalui percepatan hilirisasi, peningkatan…

6 jam yang lalu

Prabowo Rombak Kepemimpinan Badan Gizi Nasional

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN). Keputusan…

9 jam yang lalu

Capai 398 Ribu Kendaraan, Lalin Masuk Jabotabek Naik 30,52 Persen pada Periode Libur Panjang Hari Raya Iduladha 1447H, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila

MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa sebanyak…

22 jam yang lalu

Serap Masukan Akademisi, Jazuli Juwaini Tekankan Keunggulan Sistem Terbuka

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Jazuli Juwaini menilai sistem pemilu proporsional terbuka…

22 jam yang lalu