EKONOMI

Membangkitkan Keceriaan Anak-Anak di Pengungsian

MONITOR, Palu – “Terbangkan pesawat, setinggi cita-cita dan harapan kalian. Satu, dua, tiga!” Aba-aba Dr. Thomas diikuti anak-anak yang membawa pesawat mainan dari kertas. Pesawat satu persatu terbang. Dan anak-anak pun tertawa lepas.

Sebelumnya, belasan anak-anak antusias membuat mainan pesawat dari secarik kertas putih di Posko Pertamina Peduli DPPU Mutiara. Beralaskan terpal biru, mereka berlomba melipat kertas, sambil tertawa dan bercanda. Pesawat kertas selesai, dan mereka beranjak ingin menerbangkannya.

Permainan membuat pesawat hanyalah satu dari beragam kegiatan sederhana untuk mendukung pemulihan trauma para penyintas atau korban selamat bencana. Di Posko Pertamina Peduli, kawasan DPPU Mutiara ini, trauma healing menjadi kegiatan yang dilakukan para relawan Pertamina yang bertugas di posko.

Salah satunya Dr. Thomas Meidiansyah Tri Baskoro (34). Menjadi relawan di daerah bencana bukan baru kali ini dilakoninya. Sebelum ke Palu, ia bergabung dengan relawan pengungsi gempa Lombok selama dua pekan lebih, untuk memberikan bantuan medis, baik fisik maupun psikis.

Pria yang sehari-hari bertugas di IGD Rumah Sakit Pusat Pertamina tersebut, merasa terpanggil menolong saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah.

“Menolong korban bencana memang banyak caranya. Inilah yang bisa saya lakukan untuk mereka. Menolong dengan keahlian yang saya punya. Saya rasa, kita akan berperan lebih jika berada langsung di tengah-tengah mereka,” ujarnya usai memberikan trauma healing di posko 2 Pertamina di depan Bandara Mutiara SIS Al Jufri, Palu.

Demikian pula yang dirasakan Lutfi (28). Salah satu pendamping relawan trauma healing. “Selain karena penugasan, saya juga bisa berperan aktif menolong korban gempa yang butuh perawatan. Bagaimana pun, mereka sangat membutuhkan bantuan. Minimal, dapat mengurangi kesedihan yang mereka rasakan, karena tak merasa sendiri,” imbuhnya.

Usai mengajak bermain pesawat, Thomas dan Lutfi yang kaya ide kreatif, kembali mengajak anak-anak bergembira. Keterbatasan alat peraga berupa mainan, tidak menyurutkan mereka untuk menghibur anak-anak.

Thomas memanfaatkan sarung tangan medis berbahan karet, untuk dijadikan balon lempar. Sarung tangan diisi air. Anak-anak berpasangan, berlomba uji ketrampilan ‘oper’ balon. Yang paling lama bertahan, mereka juaranya. Kembali gelak tawa pecah. Menang dan kalah tetap mendapatkan biscuit, sebagai pengobat hiburan hari ini.

Kegiatan ditutup dengan lomba memasukkan ranting di botol. Permainan menyerupai lomba memasukkan pensil dalam botol ini, juga memanfaatkan botol air kemasan yang tidak terpakai dan ranting pohon.

Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. Kejenuhan duduk tanpa kegiatan di tenda pengungsian terlewati dengan kegiatan permainan menyenangkan itu. Menjelang sore, anak-anak kembali ke orang tuanya. Berkumpul di tenda. Mereka bercerita tentang pengalaman selama 2 jam bermain bersama relawan Pertamina.

Untuk sementara mereka melupakan ketakutan, trauma dan kejenuhan di pengungsian. Menurut Thomas, trauma healing merupakan salah satu cara meringankan beban psikis dari korban bencana alam, terutama pada anak-anak. “Kami berharap anak-anak bisa bisa lebih semangat dan ceria,” kata Dr. Thomas.

“Saya suka. Mau sering-sering diajak main seperti tadi,” kata Putera (13) salah satu peserta trauma healing sangat menikmati kegiatan tersebut.

Recent Posts

Pemerintah Percepat Penanganan Perkerasan Ruas Tol Jakarta–Tangerang

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan…

56 menit yang lalu

Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga Sediakan 43 Tempat Singgah Gratis bagi Pemudik

MONITOR, Jakarta – Pertamina Patra Niaga menghadirkan Serambi MyPertamina sebagai fasilitas tempat singgah gratis bagi masyarakat…

1 jam yang lalu

Hari Ini Tol Trans Jawa Terapkan One Way Nasional Arus Mudik Sejak 13.25 WIB

MONITOR, Cikampek - Atas diskresi Kepolisian, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mendukung pemberlakuan rekayasa lalu…

2 jam yang lalu

Menaker Yassierli: Mudik Bersama Warmindo, Bukti Perusahaan dan Mitra Tumbuh Bersama

MONITOR, Bekasi - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menegaskan program mudik bersama bukan sekadar fasilitas pulang…

2 jam yang lalu

Jasamarga Transjawa Tol Siagakan Ratusan Personel On Call di Ruas Trans Jawa

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memastikan kesiapan layanan operasional di seluruh ruas…

4 jam yang lalu

Tawur Agung Prambanan 2026, Momentum Suci Menyatukan Manusia, Alam, dan Semesta

MONITOR, Jogyakarta - Puncak pelaksanaan Tawur Agung dalam rangka Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948…

4 jam yang lalu