PEMERINTAHAN

Tiga Pesan Penting Jokowi untuk Prajurit TNI

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo turut bersuka cita merayakan hari jadi atau HUT TNI ke-73 tahun. Pada kali ini, orang nomor satu di Indonesia tersebut mengikuti upacara dan parade yang cukup sederhana di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Jokowi berdiri tegak dengan khidmat saat upacara berlangsung. Di atas mobil jeep komando, ia mengenakan setelan jas warna hitam. Dalam momentum ini, Jokowi memberikan tiga pesan khusus bagi para prajurit TNI. Berikut ini lansirannya:

Pertama, sigap membantu korban bencana alam

Presiden Joko Widodo mengingatkan para prajurit TNI untuk terus setia menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan negeri ini. Bertepatan dengan bencana alam yang terjadi belakangan ini, ia pun meminta agar TNI terus tulus hati dan sigap dalam membantu para korban, baik memberikan pelayanan kesehatan maupun rekonstruksi pascabencana.

“Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran TNI yang telah dengan cepat, sigap, dan tulus hati membantu masyarakat korban bencana di Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, dan di tempat lain di negara kita. TNI bersama Polri selalu menjadi yang terdepan dalam melakukan penyelamatan dan evakuasi, juga memberikan pelayanan kesehatan, bahkan terlibat dalam rekonstruksi pascabencana,” ujarnya.

Kedua, mengingatkan tentang loyalitas prajurit TNI

Merujuk pada Jenderal Besar Soedirman, Jokowi mengatakan bahwa jati diri TNI tentang politik tentara adalah politik negara. Sementara itu, loyalitas tentara hanyalah loyalitas untuk kepentingan bangsa dan negara.

“TNI adalah milik nasional yang berada di atas semua golongan, yang tidak terkotak-kotak oleh kepentingan politik yang sempit.” terang Jokowi.

Ketiga, mempertahankan ideologi negara dari ancaman luar

Sebagai pemegang kekuasaan tertinggi atas TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara, tugas saya adalah bersama-sama menjaga NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika. Jokowi pun mengajak bersama-sama bangsa Indonesia, khususnya prajurit TNI untuk melawan ideologi lain selain Pancasila, memberantas komunisme dan warisan PKI agar lenyap dari negeri Indonesia selama-lamanya.

Recent Posts

Kemenhaj Wajibkan Petugas Haji Isi Penilaian Kinerja Harian

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat pengawasan melekat terhadap petugas haji dalam…

2 jam yang lalu

Koalisi Sipil Kecam Komitmen Rp16,7 T ke Board of Peace: Pemborosan Serius dan Tidak Masuk Akal

MONITOR, Jakarta - Keputusan Presiden Prabowo Subianto menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) dan membawa…

2 jam yang lalu

Izzuddin Syarif Siap Nahkodai GP Ansor Lumajang

MONITOR, Lumajang - Dinamika menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) XVI Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lumajang kian…

4 jam yang lalu

Karbon Biru jadi Kunci Indonesia Emas, Prof. Rokhmin: Terancam Gagal Tanpa Tata Kelola Kuat

MONITOR, Jakarta - Potensi karbon biru (blue carbon) Indonesia dinilai sebagai salah satu aset strategis…

4 jam yang lalu

Pemerintah: Perkawinan Anak Adalah Tindak Pidana Kekerasan Seksual!

MONITOR, Jakarta - Praktik perkawinan anak telah dikategorikan sebagai tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana diatur…

8 jam yang lalu

Siswi Madrasah Wakili Indonesia di Kompetisi Debat Dunia di Kenya

MONITOR, Jakarta - Murid Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong, Kalyca Najla Maggala,…

10 jam yang lalu