Ilustrasi IHSG (Foto: Istimewa)
MONITOR, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (5/10) dibuka melemah seiring dengan ketidakpastian perang dagang.
IHSG dibuka melemah 20,13 poin atau 0,34 persen menjadi 5.847,59, sedangkan indeks LQ45 bergerak turun 5,01 poin atau 0,54 persen menjadi 920,29.
Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah, di Jakarta, mengatakan pelaku pasar masih ketidakpastian global akibat penyesuaian-penyesuaian kebijakan ekonomi AS dan Tiongkok dalam perang dagang.
“Penyesuaian-penyesuaian kebijakan ekonomi yang dilakukan dua negara itu dikhawatirkan menimbulkan gejolak global,” katanya.
Di sisi lain, lanjut dia, investor juga mencemaskan fluktuasi nilai tukar rupiah yang cenderung terus menurun terhadap dolar AS.
Analis Bahana Sekuritas Muhammad Wafi mengatakan pelemahan rupiah diharapkan dapat tertahan sehingga memberikan sentimen positif bagi pasar saham domestik.
Kendati demikian, ia mengatakan di tengah pelemahan rupiah investor masih dapat mencari peluang keuntungan dengan memanfaatkan saham-saham emiten yang meraih pendapatan dalam bentuk dolar AS dan memiliki sedikit utang berdenominasi dolar AS.
Untuk bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 51,88 poin (0,22 persen) ke 24.059,08, indeks Hang Seng melemah 398,23 poin (1,47 persen) ke 26.693,02, dan indeks Strait Times melemah 30,12 poin (0,92 persen) ke posisi 3.237,28.
MONITOR, Cirebon - PT TKG, perusahaan manufaktur sepatu mitra Nike asal Korea, berkolaborasi dengan Universitas…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat potensi dan daya saing industri kecil dan menengah…
MONITOR, Lampung – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengapresiasi peran Unit Kemasan Bersama (UKB)…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Praka…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti praktik penagihan utang oleh pihak…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menyoroti insiden tewasnya seorang pelajar…