Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo-Sandi bersama tim kampanye saat melakukan konferensi pers terkait permintaan maaf karena kebohongan Ratna Sarumpaet
MONITOR, Jakarta – Calon Presiden RI nomor urut 02, Prabowo Subianto meminta maaf terkait berita bohong (hoaks) Ratna Sarumpaet dianiaya. Merasa kecewa dan dibohongi, Ketua Umum Partai Gerindra itupun mempersilahkan aparat menempuh jalur hukum mengusut Ratna Sarumpaet.
Prabowo juga meminta Ratna Sarumpaet untuk mengundurkan diri dari tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga di Badan Pemenangan Koalisi Indonesia Adil Makmur (KIAM).
“Saya meminta bu Ratna Sarumpaet untuk mengundurkan diri dari Badan Pemenangan Nasional dan dia sudah melakukan itu, sudah ada suratnya,” kata Prabowo saat konferensi pers di kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Rabu (3/10) didampingi pasangan Calon Wakil Presiden, Sandiaga Salahuddin Uno, Ketua Dewan Kehormatan PAN, Amien Rais dan Koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak.
“Kami juga tidak bisa mentolerir berita-berita bohong. Kami tegas kalau ada tim kami yang berbohong, bahkan kami minta aparat menindak,” tambahnya.
Prabowo mengatakan dia terusik dengan kebohongan yang telah diakui oleh Ratna Sarumpaet. Namun disisi lain menurutnya secara pribadi dia menghormati Ratna Sarumpaet yang selama ini terkenal membela orang yang susah, lemah, tersingkirkan.
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat integrasi tiga pilar layanan, yaitu layanan preservasi,…
MONITOR, JOMBANG - Momentum Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas,…
MONITOR, Jombang — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjalankan tugas membantu…
MONITOR, Jakarta — Membangun rumah impian kerap menjadi proses yang kompleks. Mulai dari menentukan desain,…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mengawal pemulihan…
MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama tim kuasa hukum menggelar konferensi pers…