Mentan Amran Ajak ASN Bantu Korban Gempa Sulteng

Korban membutuhkan banyak makanan pokok

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman

MONITOR, Jakarta – Gempa berkekuatan 7,4 Skala Richter dan tsunami yang melanda Donggala dan Palu Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9) telah menyebabkan kerusakan infrastruktur dan menimbulkan korban jiwa yang cukup banyak.

Akibatnya, korban bencana baik yang berada di Donggala, Palu dan daerah lain yang terdampak gempa saat ini membutuhkan bantuan banyak pihak untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Melihat kondisi itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementan untuk turut serta membantu para korban secara sukarela.

“Ini kami di Kementan secara sukarela meminta kerelaan saudara-saudara kita semua,” kata Amran usai menjadi infektur upacara Hari Kesaktian Pancasila di Kantor Kementan, Jakarta, Senin (1/10).

Amran melanjutkan, penduduk Sulteng yang bergerak di sektor pertanian sekitar 60 sampai 70 persen. Itu sebabnya kami anggap bencana Donggala Palu dan sekitarnya adalah duka Kementan dan duka Indonesia.

“Sehingga kita mencoba melakukan penggalangan dana untuk meringankan beban saudara kita yang ada disana,” imbuh Amran.

“Sebutir telur sangat berharga untuk saudara kita disana,” tambahnya.

Selain itu, terkait dengan Sulteng yang merupakan sebagai salah satu daerah penghasil pangan di Indonesia, lanjut Amran, bencana yang menimpa Sulteng diyakini tidak akan berpengaruh pada produksi pangan.

“Disana kan yang banyak adalah perkebunan kakao, jantung dan seterusnya. kami yakin tidak berpengaruh karena secara skala nasional itu relatif kecil,” kata Menteri asal Sulawesi Selatan itu.