EKONOMI

Awal Oktober, IHSG Diprediksi Melemah

MONITOR, Jakarta – Pada pembukaan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal Oktober, Senin (1/10) diperkirakan melemah.

Direktur Investa Saran Mandiri, Hans Kwee mengatakan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan tertekan akibat aksi profit taking yang kemungkinan terjadi di awal pekan.

Di sisi lain, sentimen perang dagang juga dirasa sudah mulai mereda, sekaligus menekan kekhawatiran yang terjadi di pasar global.

IHSG hari ini diperkirakan berada pada rentang support Rp 5.850 hingga Rp 5.930. Sedangkan untuk level resistance diperkirakan berada pada kisaran Rp 6.000 hingga Rp 6.086.

Adapun rekomendasi saham dari Investa Saran Mandiri untuk perdagangan besok adalah PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) dan PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID).

Recent Posts

Rano Alfath: Reformasi Polri Harus Fokus Perbaikan Kultur, Bukan Struktur

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Moh. Rano Alfath menilai reformasi Polri…

7 jam yang lalu

Fakultas Syariah UID gandeng PA Depok Perkuat Link and Match Dunia Akademik-Peradilan

MONITOR, Depok - Fakultas Syariah Universitas Islam Depok (UID) menegaskan komitmennya dalam memperkuat link and…

9 jam yang lalu

Kemenag Salurkan Rp170 Juta untuk Sarpras MAN 1 Langkat Pascabanjir

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama hari ini menyalurkan bantuan pascabanjir…

10 jam yang lalu

JPPI: Program MBG Berhasil Merusak Arah Kebijakan Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - BGN mulai hari ini 8 Januari 2026 menjalankan kembali Program MBG secara…

12 jam yang lalu

Kemenag Pastikan Masjid Negara IKN Siap Digunakan di Ramadan 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama memastikan Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah siap digunakan…

13 jam yang lalu

Soal PT TPL, Prof Rokhmin: Kejaksaan dan KPK Dipersilakan Tindak Lanjuti

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, merespons desakan aktivis lingkungan…

14 jam yang lalu