Jokowi Tegaskan Bonus Atlet Asian Para Games Sama dengan Asian Games

Peraih medali emas diberi bonus Rp 1,5 miliar dan diangkat menjadi PNS

Presiden Jokowi bersama Menpora, Imam Nahrawi meninjau Venue dan Pelatnas Asian Games di Senayan, Kamis (27/9/2018). Foto : Dok. Kemenpora

MONITOR, Jakarta – Presiden Jokowi bersama Menpora, Imam Nahrawi meninjau beberapa pelatihan nasional (pelatnas) beberapa cabang olahraga Asian Para Games 2018 di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (27/9) pagi. Dalam kesempatan itu, Jokowi memastikan masalah bonus untuk atlet Asian Para Games tidak ada perbedaan dan sama dengan atlet Asian Games 2018.    

Presiden Jokowi Tinjau Pelatnas Asian Para Games di Jakarta, Kamis (27/9/2018)

“Atlet berprestasi di Asian Para Games akan mendapat bonus yang sama dengan atlet Asian Games, jadi tidak ada perbedaan. Peraih medali emas di Asian Games 2018 diberi bonus Rp 1,5 miliar dan diangkat menjadi PNS,” jelas Presiden yang juga didampingi Menpora Imam Naharwi, Mensesneg  Pratikno, Chef de Mission (CdM) Arminsyah dan Ketua Panitia Pelaksana Asian Para Games 2018 ( INAPGOC) Raja Sapta Oktohari.  

Di venue menembak, Presiden menyaksikan kemampuan para atlet Indonesia melepaskan tembakan ke sasaran. Dari lapangan tembak, Presiden langsung menuju venue lawn ball untuk meninjau proses latihan para atlet. Di veneu lapangan hockey, Presiden menyaksikan para atlet  lawn ball yang sedang berlatih. Di sana Presiden bersama Menpora berfoto bersama dengan para atlet. 

Tinjau Pelatnas Asian Para Games di Jakarta, Presiden Optimis Indonesia Masuk Delapan Besar (dok. Kemenpora)

“Tadi saya meninjau venue-venue dan juga atlet-atlet dalam berlatih untuk berlaga di Asian Para Games. Saya sudah melihat venue bulutangkis, venue tenis meja, voli duduk, menembak dan lawn ball. Semuanya sesuai dengan target. Dan saya sudah sampaikan harus masuk 8 besar,” ujarnya. 

Ia melanjutkan, ke depan ini persiapan hanya tinggal finalisasi dan sejauh ini tidak ada hambatan yang berarti. Asian Para Games yang mempertandingkan para atlet difabel ini akan digelar di Jakarta pada 6-13 Oktober mendatang. (rep)