EKONOMI

Pagi Ini IHSG Siap Menguat Kembali

MONITOR, Jakarta – KGI Sekuritas Indonesia menyatakan pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (Ihsg) kembali menguat setelah aksi jual atau profit taking kelihatannya sudah mereda.

“Sekarang, waktunya IHSG untuk memiliki mental kembali menembus resisten di level 5.980 untuk meneruskan kenaikan yangtertunda ke 6.016-6.086,” kata Senior Riset Yuganur Wijanarko, Selasa (25/9).

Ia memperkirakan pergerakan indeks berada pada kisaran support 5.850-5.800-5.750-5.630-5.540-5.470 dan resisten 5.980-6.016-6.086-6.130-6.220.

Adapun, saham-saham yang dapat dibeli adalah:

1. Bank Mandiri Tbk (BMRI), target profit taking Rp7.100-7.400
2. Telekomunikasi Indonesia (TLKM), target profit taking Rp3.730-3.830
3. Waskita Karya Tbk (WSKT), target profit taking Rp1.850-1.950
4. Pakuwon Jati Tbk (PWON), target profit taking Rp535-555

Recent Posts

Kemenhaj Perkuat Tata Kelola ASN Berbasis Digital

MONITOR, Bogor - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI resmi meluncurkan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG)…

3 jam yang lalu

Menaker: Data Sensus Ekonomi 2026 Perkuat Penyusunan Kebijakan Ketenagakerjaan

MONITOR, Bekasi – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa data Sensus Ekonomi (SE) 2026 akan…

4 jam yang lalu

Babinsa Dikerahkan Awasi Kepatuhan Pajak, Legislator: Apa Alasan Kebutuhannya?

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyoroti kebijakan pelibatan TNI dalam…

4 jam yang lalu

Kemenag Bakal Terapkan Manajemen Talenta bagi Seluruh ASN

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerapkan manajemen talenta sebagai fondasi sistem merit yang lebih transparan,…

5 jam yang lalu

Target Capai Pertumbuhan Ekonomi, Marwan Jafar PKB dorong Sinergi BI, Pemerintah dan KSSK

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar,…

8 jam yang lalu

Pertanyakan Independensi Penyidik, IPW Desak Kejagung Tahan Febrie

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mengkritik keras kinerja Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan…

8 jam yang lalu