Jokowi dan Prabowo bergandengan tangan (Foto: Asep)
MONITOR, Jakarta – Setelah resmi menjadi Capres & Cawapres, kubu Jokowi-Ma’aruf dan Prabowo-Sandi menggelar acara deklarasi kampanye damai di Lapangan Monumen Nasional (Monas).
Dihadapan publik dua tokoh politik yang sedang berkompetisi di Pilpres 2019 itu menunjukan kemesraan dan kearabannya sepanjang acara berlangsung.
Keduanya terlihat bergandengan tangan di atas panggung usai membacakan naskah deklarasi damai.
Peserta yang hadir dalam acara delarasi pun langusung bersorak.
“Ini baru negarawan sejati,” teriak peserta deklarasi Damai, Minggu (23/9).
Tak hanya bergandeng tangan, saat mengisi tempat duduk yang disediakan panitia, keduanya saling berpelukan terlebih dahulu dan diakhiri hormat yang dilakukan Prabowo kepada Jokowi.
Moment gandengan tersebut pun menuai pujian dari netizen di akun media sosial twitter.
@DY Permadi7 mengatakan bahwa, terharu dan menginginkan mereka bersatu.
“@jokowi @prabowo Klian lah yang pantas bergandengan tangan untuk negeri ini. Kesampingkanlah para parpol yang mementingkan egonya sendiri. Parpol justru memecah kita semua, ujarnya.
@Komaini_ahmad24, Selamat berkontestasi pak @jokowi pak @prabowo pak @sandiuno serta Yai Ma’ruf Amin. Semoga dapat berkontentasi dengan ceria, adu ide, gagasan dan pemikiran. Jangan alergi dengan isu lingkungan hingga HAM. Bergandengan tangan peduli Lombok dan sukseskan Asian Games. Selamat bertarung.
@EdiIswardi, Setuju. Sudah saatnya bergandengan tangan mengumpulkan energi dan kekuatan. Hayo tanggalkan ego kalian !!
MONITOR, Jakarta - Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, menegaskan bahwa potensi besar…
MONITOR, Jakarta - Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan (SSR) mengecam keras pernyataan Wakil…
MONITOR, Jakarta - Keputusan Indonesia bergabung sebagai anggota pendiri Board of Peace, sebuah inisiatif yang…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan arah pembangunan nasional yang berfokus pada…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa ekonomi syariah tidak boleh…